Denpasar, LenteraEsai.id – Prestasi membanggakan diraih Putu Anindhita Indivara Disty Dananjaya. Siswi kelas XI Regents Secondary School itu berhasil menyabet dua gelar sekaligus dalam ajang Putri Remaja Indonesia Bali 2026, yakni Putri Remaja Indonesia Bali 2026 dan Putri Remaja Indonesia Bali Favourite 2026.
Gelar tersebut diraih setelah Anindhita, yang akrab disapa Nindy, melewati serangkaian proses seleksi dan pembinaan yang menilai berbagai aspek, mulai dari penampilan, karakter, kecerdasan, kemampuan komunikasi, hingga kepedulian terhadap isu sosial dan budaya.
Ajang Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia berada di bawah naungan DD Foundation (DD Organization), sementara pelaksanaan tingkat Provinsi Bali diselenggarakan oleh BAE Enterprise. Grand Final berlangsung di Harris Hotel Sunset Road, Denpasar, pada 31 Mei 2026.
Bagi Nindy, kompetisi ini menjadi pengalaman pertamanya di dunia pageant. Meski memulai dari nol, ia mampu menunjukkan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi hingga berhasil meraih gelar tertinggi.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa terpilih sebagai Putri Remaja Indonesia Bali sekaligus meraih gelar Favourite 2026. Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti ajang pageant. Banyak proses yang saya jalani, mulai dari belajar catwalk, public speaking, membangun kepercayaan diri, hingga terus mengembangkan kemampuan diri. Gelar ini bukan hanya kemenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa dampak positif bagi remaja Bali,” ujar Nindy.
Meski baru terjun ke dunia pageant, Nindy sebenarnya tidak asing dengan dunia panggung. Saat masih kecil, ia pernah merilis single berjudul Mesolah ketika tergabung dalam Bali Kumara 3 dan kerap tampil bernyanyi sebelum melanjutkan pendidikan sekolah dasar di Jepang.
Selain aktif di bidang seni, Nindy juga dikenal sebagai pelajar berprestasi. Ia dipercaya menjabat sebagai Head of Leadership Team atau ketua OSIS di sekolahnya. Ketertarikannya pada dunia literasi juga telah terlihat sejak usia muda dengan menerbitkan tiga karya cerpen sejak duduk di bangku SMP.
Keikutsertaannya dalam ajang Putri Remaja Indonesia Bali berawal dari keinginannya untuk mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, dan mengembangkan potensi diri.
Ia pun mengajak generasi muda untuk berani mengejar impian dan tidak takut menghadapi tantangan.
“Jangan pernah takut bermimpi besar. Setiap orang memiliki potensi luar biasa. Ketika kita mau berusaha, belajar, dan konsisten, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai. Nikmati prosesnya dan terus evaluasi diri agar menjadi lebih baik,” katanya.
Selama masa tugasnya sebagai Putri Remaja Indonesia Bali 2026, Nindy akan menjalankan program advokasi bertajuk Read to Lead. Melalui program tersebut, ia berencana turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mengampanyekan pentingnya literasi sekaligus berkontribusi pada pengembangan pendidikan dan kegiatan sosial di Bali.
Siswi yang juga menjabat sebagai President Debate Club dan President Japan Club di sekolahnya itu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi ajang nasional. Berbagai latihan intensif seperti public speaking, penguatan wawasan kebangsaan dan budaya, pembentukan karakter, catwalk, serta peningkatan kemampuan bahasa Inggris terus dilakukan.
Dengan persiapan yang matang, Nindy berharap dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Bali di tingkat nasional. (LE-003)







