Mengkhawatirkan, Kasus HIV di Sorong Naik 48 Persen

HIV
Sekretaris KPA Kota Sorong, Jenny Isir saat memaparkan hasil desiminasi survei terpadu biologis dan perilaku HUV dan sifilis di Kota Sorong, Jumat (23/1/2026) ANTARA

Sorong, LenteraEsai.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sorong, Papua Barat Daya, mencatat lonjakan tajam kasus baru HIV sebesar 47,9 persen atau 103 kasus sepanjang Januari hingga Desember 2025 dibandingkan tahun 2024.

Sekretaris KPA Kota Sorong Jenny Isir di Sorong, Sabtu, mengungkapkan pada tahun 2025 tercatat 318 kasus baru HIV atau melonjak dari 215 kasus pada tahun 2024.

Bacaan Lainnya

“Terjadi peningkatan yang cukup tajam yaitu hampir 48 persen atau 103 kasus dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Jenny Isir.

Ia menjelaskan secara kumulatif hingga Desember 2025 jumlah Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Sorong telah mencapai 4.345 kasus, berdasarkan data yang dihimpun dari pelayanan kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit.

Menurut Jenny, kelompok usia 20–29 tahun menjadi yang paling terdampak, disusul usia 30–39 tahun dan 40–49 tahun, yang seluruhnya masuk kategori usia produktif.

“Ini menjadi perhatian serius karena kelompok usia muda dan produktif masih mendominasi penularan HIV,” katanya.

Dari sisi faktor risiko, lanjutnya, penularan HIV di Kota Sorong sebagian besar disebabkan oleh hubungan seksual, yang mencapai sekitar 94,5 persen dari total kasus. Bahkan, banyak kasus ditemukan pada pasangan menikah akibat keterlambatan pengobatan.

Dalam upaya pengendalian, kata dia, KPA Kota Sorong bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), puskesmas, rumah sakit, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terus menggencarkan edukasi, sosialisasi, serta pemeriksaan HIV secara sukarela.

“Setiap warga yang dinyatakan positif akan langsung mendapatkan pengobatan antiretroviral agar kualitas hidup tetap terjaga dan risiko penularan dapat ditekan,” ujarnya.

Melihat tren peningkatan tersebut, KPA Kota Sorong juga merencanakan pembentukan tim khusus monitoring dan pengawasan untuk memperkuat upaya pencegahan, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpul masyarakat, khususnya generasi muda. (ANTARA)

Pos terkait