Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan pada Umat, Parisada Badung Gelar Rembug

Peserta rembug yang berlangsung di ruang rapat Kantor PHDI Badung di Jalan Praja, Desa Dalung, Badung, Rabu, 11 Juni 2025. (Foto: LenteraEsai/Made Astra)

Badung, LenteraEsai.Id – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Badung, Rabu, 11 Juni 2025 sore menyelenggarakan rembug. Dengan mengundang steakeholder seperti Widya Sabha Badung, Pemkab Badung, kalangan media massa dan lainnya. Rembug itu bertujuan mendapatkan berbagai masukan dalam meningkatkan pelayanan Umat Hindu di Kabupaten Badung.

Ketua Parisada Badung I Gede Rudia Adiputra menyebutkan, rembug itu berawal dari kegelisahan dirinya. Bahwa ia mencermati keberagamaan umat Hindu yang bertujuan meningkatkan srada dan bakti, masih terjadi ketimpangan. Ada banyak krama yang merasakan sangat berat dalam menjalankan rangkaian upacara agama dengan sarana upacara dan sebagainya. Itu dirasakan oleh mereka srata ekonomi bawah yang hidupnya mengandalkan kerja makuli dengan penghasilan tidak terlalu besar. Padahal tujuan beragama dan berupacara menyenangkan dan membahagiakan. Tetapi ada kelompok masyarakat yang melaksanakan kegiatan upacara agama secara efforia dan jor-joran.

Bacaan Lainnya

“Kondisi ini saya kira tidak akan selesai dalam waktu dekat. Maka kami mengajak stakeholder termasuk media massa ikut berkontribusi mengatasi kegelisahan kami. Yakni dengan ikut bersama-sama membina Umat Hindu melalui peran masing-masing, ” papar Rudia Adiputra.

Bentuk konkretnya kata Rudia Adiputra, stakeholder ikut membawakan atau menyampaikan program-program Parisada Badung. Yakni berupa muatan-muatan pembinaan pada Umat Hindu di masyarakat dalam berbagai kesempatan. Sehingga ke depannya pemahaman umat akan esensi beragama bisa tercapai, berdasarkan sastra Agama Hindu. Peran media massa dianggap strategis dalam era digital ini. Sehingga srada bakti umat akan terus meningkat. Pihaknya mengakui selama ini kurang mempublikasikan kegiatan pembinaan umat di media massa maupun di media sosial.

Ajakan Ketua Parisada Badung Gede Rudia Adiputra pun gayung bersambut. Peserta rembug mendukung dan siap bergandengan tangan dengan Parisada Badung dalam membantu program-program lembaga umat supaya sampai ke masyarakat.

Pemkab Badung yang diwakili Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Badung Made Suardita. Pihaknya akan mendukung program Parisada Badung dengan mempublikasikan kegiatan lembaga umat Hindu itu. Karena Pemkab Badung bekerjasama dengan banyak media yang ada. Baik media cetak, elektronik dan media online.

“Kami sangat mendukung program Parisada Badung dalam pembinaan umat. Kalau Ketua Parisada Badung hadir dan menyampaikan darma wecana dalam suatu acara tertentu. Dan saat pimpinan daerah (Bupati/Wakil Bupati Badung juga hadir, materi yang disampaikan pasti kami publikasikan ke masyarakat. Melalui berbagai media massa, ” janji Suardita.

Ditambahkannya, kalau Ketua Parisada Badung menyampaikan darma wecana dalam suatu acara, sedang yang hadir pimpinan OPD Badung, acara itu akan dihandle tim dari Dinas Kominfo Badung. Tinggal dipilih konten yang akan ditayangkan.

Dukungan yang sama juga dilontarkan Ketua Widyasabha Badung Bagus Sapta Tenaga (BST). BST yang lama merantau di luar Bali, memang melihat praktek keberagamaan umat Hindu di Bali masih kurang. Pelaksanaan upacara besar dengan upacara dan biaya besar, tetapi kurang dipahami maknanya oleh umat. Maka memang perlu dilakukan pembinaan terus menerus. Rembug dipandu Sekretaris PHDI Badung I Wayan Sukarya.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait