Denpasar, LenteraEsai.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bali telah menetapkan hasil seleksi calon paskibraka tingkat provinsi dengan enam siswa terpilih lolos untuk lanjut ke seleksi nasional.
“Setelah seleksi selama tiga hari, sudah kami umumkan tengah malam tadi, dari 90 peserta 74-nya ditugaskan jadi Paskibraka Bali termasuk didalamnya enam orang laki-laki dan perempuan lanjut ke nasional,” kata Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Bali I Komang Kusumaedi.
Kusumaedi saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat, menyampaikan dengan demikian maka 16 siswa lain yang belum masuk pasukan di provinsi maupun ikut seleksi nasional akan kembali ke kabupaten/kota sebagai paskibraka kabupaten/kota.
Adapun enam peserta yang maju ke seleksi Paskibraka Nasional bernama I Made Dwi dari Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Agung Avara dari Kota Denpasar, Kadek Pandu Ari dari Jembrana, Vadeline Angelia dari Badung, Ni Luh Made Pradnya dari Tabanan, dan Ni Komang Gayatri dari Karangasem.
Kusumaedi menjelaskan hasil seleksi tingkat provinsi ini berakhir setelah 90 peserta terbaik dari sembilan kabupaten/kota itu menyelesaikan tes psikotes, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, dan wawancara.
Badan Kesbangpol Bali menyatakan tak ada satu pun siswa yang gagal selama tes, namun urutan nilai hasil seluruh tes yang menentukan posisi mereka.
“Baru kali ini sejarah tidak ada yang gugur, semua ikut sampai selesai luar biasa, seleksinya berjalan ketat tapi menyenangkan, semalam saat diumumkan yang 16 ini memang ada yang terkejut dan sedih tapi ada yang sudah paham toh tetap disana menjadi pasukan paskibraka, hanya nilainya lebih kecil saja,” ujarnya.
I Komang Kusumaedi menjelaskan setelah seleksi tingkat provinsi berakhir, para siswa dipulangkan ke daerah masing-masing untuk sekolah seperti biasa, namun terhadap enam siswa dengan nilai tertinggi tadi dipersiapkan provinsi menuju seleksi tingkat Paskibraka Nasional.
Ia memastikan tiga pasang putra putri tersebut memenuhi kriteria dari segi kemampuan menyelesaikan tes dengan baik hingga memiliki karakter dan perilaku yang baik.
Menurutnya pada umumnya hanya dua siswa yang akan lolos tingkat nasional, sehingga empat lainnya akan kembali ke provinsi dan menjadi pasukan upacara 17 Agustus di Lapangan Renon Denpasar.
Kepada peserta yang lolos menjadi Paskibraka Bali, mereka akan kembali berkumpul untuk diklat Juli mendatang sembari menentukan posisi dalam pasukan. (LE)
Source: ANTARA







