Denpasar, LenteraEsai.id – Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai melaporkan empat penerbangan internasional dari Denpasar mengalami penundaan dan penyesuaian jadwal menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara setelah serangan terhadap Iran.
Kepala Divisi Komunikasi dan Legal bandara, Gede Eka Sandi, menjelaskan hingga pukul 21.00 Wita terdapat satu penerbangan yang dijadwalkan ulang, yakni Etihad EY477 rute Denpasar menuju Abu Dhabi.
Selain itu, tiga penerbangan lain mengalami pembatalan keberangkatan, yaitu Emirates EK369 dan Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai, serta Qatar Airways QR963 rute Denpasar–Doha.
Pihak bandara menyatakan terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan instansi terkait untuk memperbarui jadwal serta menangani calon penumpang yang sudah berada di terminal keberangkatan.
Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia guna memantau kondisi ruang udara yang terdampak, serta dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi situasi di area bandara.
Manajemen bandara mengimbau penumpang agar aktif memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing. Layanan help desk disediakan di lantai dua terminal keberangkatan internasional, sementara informasi tambahan dapat diakses melalui contact center bandara.
Gelombang penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah wilayah di Iran. Sejumlah negara dilaporkan menutup ruang udaranya, termasuk Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan sebagian wilayah Suriah. (LE)







