Badung, LenteraEsai.id – Tranquility Bali, perusahaan pengembangan properti dan hospitality, mengumumkan rencana peluncuran The Sanctuary Ubud pada awal 2026. Proyek hunian premium ini menghadirkan perpaduan arsitektur modern, keberlanjutan, dan filosofi hidup Bali yang menekankan ketenangan serta mindful living.
Perusahaan ini didirikan oleh Ayu Sudana, profesional di bidang hospitality dengan pengalaman lebih dari satu dekade. Ayu menyampaikan bahwa visi Tranquility Bali adalah menciptakan hunian modern yang tetap selaras dengan budaya Bali sekaligus memberikan nilai investasi jangka panjang. Misinya, menghadirkan ruang hidup berkelanjutan, memberdayakan komunitas lokal, serta memberikan pengalaman kepemilikan yang mudah melalui pendekatan hospitality.
“The Sanctuary Ubud mengadopsi filosofi Tri Hita Karana—harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Seluruh desain, lanskap, hingga proses pengembangan disusun dengan menghormati adat lokal dan keseimbangan alam Bali,” ujar Ayu Sudana saat jumpa media di kedai kopi Bali Beans Coffee & Co, yang terletak di Jalan Umalas, Kerobokan, Kuta, Badung, Kamis (4/12/2025).
Proyek ini menawarkan sejumlah alasan investasi, mulai dari lokasi strategis di kawasan prime Ubud—yang dikenal sebagai pusat wellness global—hingga potensi ROI yang kuat untuk kebutuhan personal maupun rental villa. Konsep pembangunan berbasis etika dan keberlanjutan menjadi nilai tambah, didukung layanan penuh mulai dari manajemen operasional, pemasaran, hingga strategi penyewaan.
Tranquility Bali saat ini mengembangkan tiga proyek utama:
1. The Sanctuary Ubud — Filosofi Bali dalam Arsitektur Modern
Sebagai proyek flagship, The Sanctuary Ubud dirancang untuk gaya hidup premium yang mengedepankan ketenangan, privasi, dan kedekatan dengan alam. Kompleks ini menargetkan ekspatriat, digital nomad, pelaku wellness, dan keluarga yang mencari hunian berenergi damai. Desain vila mengutamakan elemen penyembuhan alami seperti pencahayaan matahari, vegetasi asli, dan arsitektur yang mengikuti kontur tanah.
2. Sanaya Residence Uluwatu — Interpretasi Modern Bali Pesisir
Berlokasi di Uluwatu, Sanaya Residence menghadirkan energi yang lebih modern dan ekspresif. Properti ini menyasar pasar yang dinamis—mulai dari pekerja global hingga pencinta gaya hidup pesisir—dengan desain kontemporer dan privasi tinggi di koridor premium surfing dan beach club internasional.
3. Oxygen Ubud — Hunian Compact dengan Fokus ROI
Oxygen Ubud menawarkan unit-unit berukuran compact namun mewah, dirancang untuk investor yang mengincar pengembalian tinggi dengan penggunaan lahan minimal. Proyek ini menyasar pasar sewa jangka pendek yang terus tumbuh di kawasan Ubud.
Menurut Tranquility Bali, pasar memberi perhatian karena perusahaan selalu memilih lokasi berkualitas, menyesuaikan desain dengan karakter lingkungan, dan menjaga identitas arsitektur Bali. Setiap proyek dikembangkan tanpa mengorbankan nilai budaya, termasuk tata cahaya, lanskap, serta ruang ritual sesuai kearifan lokal.
Perusahaan juga menawarkan model kepemilikan holistik yang mencakup dukungan operasional, manajemen penyewaan profesional, brand hospitality, pemasaran digital, serta pelatihan staf lokal. Pendekatan ini memastikan nilai investasi berlanjut setelah serah terima unit.
Tranquility Bali menegaskan komitmennya untuk membangun hunian yang menghadirkan ketenangan dan memulihkan kualitas hidup penghuninya. “Bali bukan sekadar tren, tetapi cara hidup,” demikian pesan yang dibawa perusahaan dalam setiap proyeknya. (LE-Vivi)







