Badung, LenteraEsai.id – Mampu bangkit saat terjadinya pandemi Covid-19 dan menginspirasi sebagai pengusaha Bali, bahkan berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan, membuat Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna) sebagai tokoh yang patut diteladani.
Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara Grand Launching Buku Ajik Krisna ‘Pandemi Membawa Berkah’, di Bali International Convention Center, Westin, Nusa Dua, Kabupaten Badung pada Minggu (17/3/2024) sore.
“Saya salut dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Gusti Ngurah Anom atau yang lebih familiar ‘Ajik Krisna’ yang telah berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan. Ajik Krisna juga memiliki jiwa sosial yang luar biasa, semangat ‘Ngrombo’-nya sangat luar biasa. Tidak banyak orang seperti Ajik Krisna, dan dari apa yang Ajik Krisna lakukan, saya berharap akan ada ‘Ajik-ajik Krisna’ yang lain,” ucapnya.
Mahendra Jaya yang pada acara itu didampingi Ny drg Ida Mahendra Jaya mengatakan jika Ajik Krisna juga telah menginspirasi masyarakat untuk tidak cepat menyerah ketika dihadapkan masalah terutama saat terjadinya pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, pada saat pandemi Covid-19 perekonomian Provinsi Bali mengalami kontraksi yang pada tahun 2020 sebesar -9,33% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -2,46% (yoy), secara nasional untuk provinsi kontraksinya terdalam, apalagi Kabupaten Badung yang sangat mengandalkan sektor pariwisata mengalami kontraksi sangat dalam pada tahun 2020 sebesar -16,52% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -6,74% (yoy).
“Astungkara, pada tahun 2023 perekonomian Bali sudah bangkit. Bahkan pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sudah lebih baik dibandingkan tahun 2019 (sebelum pandemi Covid-19), sebesar 5,71% yoy, sementara pada tahun 2019 sebelum pandemi sebesar 5,60% yoy. Padahal jika dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali baik mancanegara maupun Nusantara, angkanya dikisaran 85% dari tahun 2019,” ucapnya.
Pada tahun 2023 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali lebih dari 5,3 juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 6,2 Juta orang. Sementara untuk wisatawan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 lebih dari 9,8 juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 10,8 Juta orang, ungkap Pj Gubernur Mahendra Jaya.
Dikatakan Mahendra Jaya, hal ini dimungkinkan karena wisatawan datang ke Bali pada tahun 2023 lebih banyak menghabiskan uangnya dibandingkan pada tahun 2019, dan bangkitnya sektor ekonomi lainnya di luar pariwisata (pertanian/perkebunan dan kelatuan/perikanan, serta sektor keuangan).
“Pada saat pandemi Covid-19, saya mengikuti di Youtube Ajik Krisna, bagaimana perjuangan Ajik Krisna membantu karyawannya untuk bisa bertahan di tengah kondisi usaha Ajik Krisna juga mengalami keterpurukan. Saya melihat di Youtube, Ajik Krisna berjuang dengan berkreasi menciptakan berbagai produk baru untuk dapat bertahan, dan astungkara cepat sekali bangkit kembali, dan saya mendengar bidang usaha Ajik Krisna bertambah banyak. Saya juga melihat bagaimana Ajik Krisna sangat perhatian dengan saudara-saudara kita yang kekurangan (miskin dan difabel),” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Ajik Krisna merupakan pemilik dan pengelola Krisna Pusat Oleh-Oleh Khas Bali, bahkan mungkin pusat oleh-oleh terbesar yang ada di Indonesia.
“Saya mendengar, Krisna Oleh-Oleh menampung hasil produk unggulan UMKM. Artinya, Ajik Krisna sangat memahami UMKM sebagai penggerak ekonomi. Sebagai Penjabat Gubernur Bali, saya harus belajar banyak kepada Ajik Krisna untuk dapat lebih menumbuhkan dan mengembangkan UMKM yang ada di Bali, dan tentu masih banyak lagi yang telah dengan tulus dilakukan Ajik Krisna untuk membangun perekonomian Bali dan membantu mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat, terima kasih Ajik Krisna. Saya berharap Ajik Krisna tetap menjadi pribadi yang sekarang, semoga usaha Ajik Krisna semakin berkembang, maju, dan bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.
Hadir pada kesempatan itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Pangdam XI/Udayana Bambang Trisnohadi, Kapolda Bali Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narendra, Wakapolda Bali Brigjen Pol I Gusti Kade Budhi Harryarsana, Kajati Bali Ketut Sumedana, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Bupati Jembrana Nengah Tamba, Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Ketua PHRI Bali Tjok Oka Arta Ardhana Sukawati serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.
Pewarta: Pande Aubade
Redaktur: Laurensius Molan







