Polsek Denbar Hadiri Rapat Koordinasi Bahas Rangkaian Nyepi dan Awal Bulan Puasa

Rapat Koordinasi terkait kegiatan Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dan awal puasa Ramadhan 1445 H di Ruang rapat Praja Mahottama, Minggu (25/2). (Foto: Polsek Denbar)

Denpasar, LenteraEsai.id – Polsek Denpasar Barat menghadiri undangan Rapat Koordinasi membahas rangkaian kegiatan Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dan awal puasa Ramadhan 1445 H, bertempat di ruang rapat Praja Mahottama Kantor Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat pada Minggu (25/2) malam.

Dari jajaran Polsek hadir Kanit Binmas AKP I Wayan Budiartana mewakili Kapolsek Denbar, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Padangsambian Klod Aiptu I Made Tamba Yasa, Prebekel Desa Padangsambian Kelod I Gede Wijaya Saputra, Ketua BPD, Ketua LPM dan Sekretaris Desa Padangsambian Kelod, Babinsa, Kadus, Kelian Adat se-Desa Padangsambian Kelod, Sektretaris Karang Taruna Desa Padangsambian Kelod, Ketua Yohana dari masing masing banjar.

Bacaan Lainnya

Selain itu hadir pula Ketua Musholla Purnawira, Ketua Musholla Al-Hikmah Joglo, Ketua Mushola Syuhada, Ketua Musholla Padang Asri, Ketua Gereja Karmel, Ketua Gereja Kota Pujian, Ketua Suka Duka Pondok Purnawira, Ketua Suka Duka Padang Indah, Perangkat Desa Padangsambian Kelod dan Ketua Pecalang Desa Adat Kerobokan khusus warga Desa Padangsambian Kelod.

Rapat koordinasi diawali dengan pemaparan Perbekel terkait rangkaian Hari Raya Nyepi yang nantinya dilakukan oleh warga umat Hindu bertepatan dengan awal ibadah puasa Ramadhan bagi umat muslim yang bertempat tinggal di sekitar lingkungan Desa Padangsambian Kelod.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Denbar I Gusti Agung Made Ari Herawan mengatakan, pihaknya berkoordinasi dalam rangka adanya beberapa agenda besar masyarakat, antara lain menyambut rangkaian Hari Suci Nyepi dan puasa bulan Ramadhan.

”Untuk perayaan Nyepi, ada agenda yang harus kita amankan yaitu pawai Ogoh-ogoh yang perlu diantisipasi jalur yang akan dilalui supaya tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya. Kami telah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk memberikan sosialisi kepada para ketua kelompok maupun para peserta untuk bersama menjaga kamtibmas dan memastikan pendataan dari berapa jumlah riil Ogoh-ogoh di masing-masing lingkungan banjar, nama ketua penanggung jawab serta jumlah peserta pengusung, yang mana sering ditemukan pada saat parade para peserta terpengaruh minum-minuman keras. Karenanya, sebelum mengarak Ogoh-ogoh diimbau melalui tokoh agama dan Ketua Yowana agar tidak mengkonsumsi alkohol sehingga tidak berdampak pada gangguan kamtibmas,” ucapnya.

Ditambahkan pula, “Terkait dengan pengamanan kami akan berkolaborasi dengan Polresta Denpasar dan instansi terkait dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar untuk menciptakan situasi yang kondusif. Pada saat prade Ogoh-ogoh telah ditetapkan rute dari lingkungan menuju ke titik start untuk melakukan pengalihan arus agar masyarakat pengguna jalan lainya tidak terganggu dan menghindari terjadi kemacetan,” ujar Kapolsek.

Dari hasil koordinasi, disimpulkan bahwa hampir sebagian umat muslim yang berdomisili di Desa Padangsambian Kelod tidak melaksanakan ibadah shalat tarawih di mushola maupun masjid pada saat Nyepi. Begitu pula terkait kebaktian Minggu, 10 Maret 2024, umat Kristiani tidak melaksanakan peribadatan di gereja mereka, ucapnya.

Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait