Gali Dana, Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki di Banjar Kedampal Badung

TURNAMEN CEKI - Kegiatan Turnamen Ceki di Balai Banjar Kedampal, Desa Abiansemal DYC, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu, 28 Januari 2024. (Foto: LenteraEsai/I Made Astra)

Badung, LenteraEsai.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa mengajak krama (warga) Kabupaten Badung menggunakan hak pilih dengan baik dalam Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang. Jangan sampai ada warga yang tidak menggunakan hak pilih alias golput.

“Suara bapak-bapak, ibu-ibu dan adik-adik sangat menentukan lahirnya pemimpin yang akan datang. Maka bagi warga yang sudah punya hak pilih jangan sampai menyia-nyiakannya,” ujar Arnawa saat membuka Turnamen Ceki di Balai Banjar Kedampal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani (DYC), Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada Minggu, 28 Januari 2024.

Bacaan Lainnya

Mengenai Turnamen Ceki yang digelar pemaksan Pura Gede Banjar Kedampal, Desa Abiansemal DYC, Sekda Adi Arnawa mengapresiasi sebagai kegiatan positif dalam penggalian dana untuk program pembangunan, baik pembangunan fisik maupun non-fisik (upacara agama, Red).

Sehubungan dengan itu, Sekda Adi Arnawa mengharapkan segenap warga tetap berlaku sagilik saguluk salunglung sabayantaka (bersatu). Juga menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masing-masing, karena Daerah Badung sebagai tujuan pariwisata, mutlak diperlukan kondisi yang aman dan nyaman.

“Sehingga apa yang diprogramkan mamargi antar lan labda karya (lancar dan sukses). Dan pemerintah tetap akan mensuport dan membantu kegiatan masyarakat,” kata pria kelahiran Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung itu menyampaikan.

Pembukaan turnamen di Banjar Kedampal Desa Abiansemal DYC ditandai pemukulan gong. Sebagai keikutsertaan Pemkab Badung mensukseskan karya yang akan dilakukan, Sekda Arnawwa madanapunia (nyumbang) sebesar Rp30 juta, yang diterima I Wayan Baktia selaku ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Ceki.

I Wayan Baktia melaporkan, kegiatan ini (turnamen ceki, Red) diselenggarakan untuk tujuan menggali dana guna mendanai kegiatan Ngante Linggih, Pendudukan Alit di Pura Gede Kedampal pada 19 Maret 2024 mendatang. Peserta yang diundang 150 orang dengan kupon seharga Rp 100.000/lembar. Pihaknya juga akan melaksanakan lomba menabuh gender usia 7-15 tahun.

“Kami terlambat mengajukan proposal ke Pemkab Badung. Karena untuk pelaksanaan karya 2024, profosal harus sudah masuk tahun 2023. Ketika menghadap Pak Bupati Badung, beliau menawarkan karya diundur, namun panitia karya sudah penetapkan harinya sesuai hasil paruman sebelumnya,” ujar Baktia menjawab LenteraEsai di lokasi kegiatan.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait