WNA Turki Ditembak di Vila Tumbak Bayu Mengwi, Luka di Lengan Tembus ke Dada

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan SIK MH (Foto: Dok Humas Polda Bali)

Denpasar, LenteraEsai.id – Munculnya sebuah kisah penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di sebuah vila di kawasan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, membuat pihak kepolisian memutuskan untuk angkat bicara.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan SIK MH menyatakan bahwa saat ini korban masih dalam proses perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Bali di Denpasar, terhitung sejak hari Selasa (23/1/2024) lalu.

Bacaan Lainnya

” Ya…, memang benar telah terjadi aksi penembakan, di mana korbannya merupaka WNA asal Turki. Dan saat ini korban dalam perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Bali,” kata Kombes Jansen kepada pers di Denpasar, Jumat (26/1).

Dikatakan, pada Selasa lalu, 23 Januari 2024 sekitar pukul 01.30 Wita telah terjadi penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di Villa Palm House, Banjar Pempatan, Desa Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Korban seorang laki-laki atas nama Turan Mehmet (30), WNA asal Turki yang untuk sementara tercatat tinggal Villa Palm House Banjar Pempatan, Desa Tumbak Bayuh, Mengwi.

Berdasarkan keterangan saksi Ngr, disebutkan bahwa saat kejadian sekitar pukul 01.30 Wita, saksi mendengar seperti ada suara papan kayu jatuh dan teriakan seseorang. Saksi yang merupakan tenaga scurity di salah satu vila, mengecek areal tempatnya bekerja dan ternyata sepi, semua tamu dalam keadaan tertidur.

Selanjutnya saksi mengecek vila-vila lain di sekitarnya, melihat 2 orang WNA (diduga pelaku), datang dari arah Villa Palm House, selanjutnya pergi dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda ADV 150 pada dini hari itu.

Berdasarkan keterangan saksi lainnya Md, mengatakan bahwa dirinya sekitar pukul 01.10 Wita melaksanakan tugas kontrol di seputaran vila, melihat korban bersama temannya sedang berada di Living Room Villa.

Selesai melaksanakan kontrol, Md mengaku kembali ke pos security, kemudian sekitar pukul 01.30 Wita datang terduga pelaku menanyakan alamat sebuah vila sambil memperlihatkan foto-foto vila dimaksud dari sebuah HP. Mendapat pernyaan itu, saksi Md menjawab, “Iya memang benar ini Villa Palm House.”

Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi Md, serta pelaku membekap saksi.

Karena terhalang tembok, saksi tidak dapat melihat kejadian sekitar, namun mengaku sempat mendengar suara tembakan yang diduga berasal dari letusan senjata api sebanyak 4 sampai 5 kali letusan.

Sekitar 15 menit kemudian, saksi mendengar suara sepeda motor pelaku meninggalkan Villa Palm House, selanjutnya saksi meminta tolong kepada security Villa Bela Dona untuk menghubungi manager Villa Palm House.

Saksi berusaha mencari para tamu yang tadi menanyakan Villa Palm House, menyusul menemukan dan melihat korban yang asal Turki di lantai loundry vila dalam keadaan bersimbah darah.

Saksi Md juga mengaku sempat melihat beberapa luka bekas tembakan senjata api di tubuh korban, seperti di bagian lengan kiri tembus hingga melukai bagian dada, luka di bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri.

Saksi dan korban dengan mengendarai sepeda motor masing-masing langsung meluncur menuju RS Garba Med, namun karena luka tembak yang terlalu dalam, pihak RS menyarankan agar dibawa ke RS Bhayangkara di Denpasar.

Kabid Humas mengatakan, kepolisian sudah mendatangi TKP dan sedang mengumpulkan bukti-bukti, serta keterangan para saksi. “Pelaku masih dalam proses penyelidikan dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi,” ujar Kombes Jansen dengan menambahkan, korban dengan luka-lukanya kini masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara Denpasar.

Pewarta: Vivi Suryani
Redaktur: Laurensiun Molan

Pos terkait