Pemerintah Harapkan DWP Buleleng Eksis dan Perkuat Kolaborasi Dengan Organisasi Lain

Potong tumpeng pada peringatan HUT ke-24 DWP Kabupaten Buleleng, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Jumat (15/12). (Foto: Humas Pemkab Buleleng)

Singaraja, LenteraEsai.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengapresiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng yang melakukan berbagai kegiatan bermanfaat hingga menyentuh masyarakat. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 DWP Kabupaten Buleleng, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mewakili pemerintah mengharapkan DWP di daerahnya bisa selalu eksis dan memperkuat kolaborasinya dengan organisasi lain.

Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat menghadiri acara puncak peringatan HUT ke-24 DWP Kabupaten Buleleng, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Jumat (15/12/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam usianya yang telah menginjak tahun ke-24, anggota-anggota DWP diharapkan mampu mengambil peran penting sebagai pendamping para suami yang berprofesi sebagai ASN. Sehingga, bisa mendorong suaminya juga mengambil peran aktif dan strategis dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Buleleng.

Selanjutnya, para anggota DWP juga perlu didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri. “Seperti apa yang tercantum dalam Mars DWP, organisasi ini melaksanakan peran dan menciptakan karya secara mandiri,” kata Suyasa, mengingatkan.

Suyasa mengapresiasi keberadaan DWP Kabupaten Buleleng yang memiliki berbagai kegiatan yang meriah dan berkualitas, walaupun dengan anggaran yang terbatas. Berbagai kegiatan bermakna merupakan hasil dari ide kreatif semangat bergotong royong. Terlihat dari kegiatan mengisi HUT ke-24, DWP melakukan bakti sosial yang menyasar panti asuhan, panti jompo, termasuk juga sekolah. Di mana kegiatan tersebut juga berkontribusi dalam peningkatan pendidikan bagi anak-anak Kabupaten Buleleng.

Tanpa semangat dan gotong royong DWP mungkin hanya menjalankan kegiatan rutin dan administratif. Tapi tidak akan bersentuhan langsung kepada anggota dan kebermanfaatannya kepada masyarakat, kata Suyasa dengan kembali menekankan bahwa perempuan memegang peran sangat penting dalam keluarga. Perempuan sebagai pusat pendidikan anak yang peran baiknya akan menciptakan generasi berikut yang berkualitas.

“Sekiranya kita memiliki generasi berikut yang berkualitas, maka bangsa ini juga akan semakin berkualitas. Dengan demikian, DWP sebagai wadah perempuan-perempuan yang tangguh dan bijak, diharapkan terus menjaga eksistensi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain untuk kemajuan di berbagai bidang.” ujarnya.

Dikatakan, saat ini tidak bisa satu organisasi bekerja sendirian untuk mencapai target. Setiap organisasi membutuhkan pihak pihak lain untuk bisa mendukung. Tidak boleh ada kesombongan bahwa diri sendiri bisa menyelesaikan tantangan. “Saat ini era kolaborasi, maka bekerjasamalah, bergotongroyonglah, berjejaringlah dengan pihak lain sehingga yang berat menjadi ringan dan yang susah menjadi mudah,” kata Suyasa, mengharapkan.

Pewarta: Anom Wijaya
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait