Bupati Bangli Terima Kunjungan Menteri PPPA di Pasraman Gurukula

Menteri PPPA Bintang Puspayoga bersama Bupati Sedana Arta berfoto bersama saat kunjungan kerja ke Pesraman Gurukula Bangli. (Foto: Humas Pemkab Bangli)

Bangli, LenteraEsai.id – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menerima kunjungan kerja dan kegiatan layanan psikososial Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga di Kabupaten Bangli, Senin (19/6/2023).

Kunjungan yang dipusatkan di Pesraman Gurukula Bangli, juga dihadiri oleh Rektor Universitas Warmadewa I Gede Suranaya Pandit, Koordinator Tata Pelayanan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar I Nyoman Suardana, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Luh Ayu Aryani, pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli, Pendiri Yayasan Gurukula I Nengah Arnawa, Ketua Yayasan Pasraman Gurukula, serta undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan juga dirangkaikan dengan dialog interaktif Menteri PPPA bersama anak-anak Yayasan Gurukula serta penyerahan bantuan berupa sembako, paket ikan segar dan peralatan sekolah dari Kementerian PPPA dan BKIPM Denpasar kepada 60 orang siswa Pesraman Gurukula.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap keberadaan Pesraman Gurukula di Kabupaten Bangli, yang telah berperan aktif dalam perlindungan dan pengembangan pendidikan kepada anak-anak kurang mampu, bukan hanya kepada anak-anak dari Bangli saja tetapi juga anak-anak kurang mampu dari luar Bangli, bahkan dari luar Pulau Bali.

Kehadiran Menteri PPPA di Pasraman Gurukula Bangli tidak terlepas dari pemunuhan hak anak, hak untuk hidup, hak untuk tumbuh berkembang, hak untuk mendapat perlindungan dan hak partisipasi yang merupakan tanggung jawab bersama.

“Anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tuanya saja, tetapi juga tanggung jawab kita bersama, karena semua anak adalah anak kita, semua anak adalah anak Indonesia. Maka konsep dari Pesraman Gurukula ini sangat luar biasa,” kata Menteri PPPA sembari menambahkan, ke depan pihaknya akan selalu berkordinasi serta bersinesrgi untuk mencari pola bagaimana konsep yang luar biasa ini betul-betul bisa dikembangkan dengan baik.

Sementara itu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Menteri PPPA di Pesraman Gurukula Bangli.

Ia mengatakan, pelaksanaan urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Bangli telah berjalan dengan baik. Pemerintah dan seluruh jajaran di daerah Kabupaten Bangli mempunyai komitmen yang kuat agar hak-hak perempuan dan anak dapat dipenuhi dan dilindungi sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang ada. Di Kabupaten Bangli juga telah terbentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang bertugas memberikan layanan bagi anak yang mengalami permasalahan.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri PPPA atas bantuan dari Kementerian berupa Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Perlindungan Perempuan dan Anak untuk tahun anggaran 2023, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih optimal bagi perempuan dan anak yang mengalami permasalahan, khususnya di Kabupaten Bangli.

Bupati menambahkan, dari hasil assessment terkait Pasraman Gurukula, dapat disampaiakan bahwa pasraman ini memberikan pelayanan bagi anak tidak hanya dari wilayah Kabupaten Bangli tetapi juga dari luar Kabupaten Bangli bahkan dari luar Provinsi Bali. “Dengan upaya kita bersama untuk ke depannya, Pasraman Gurukula senantiasa dapat berjalan lebih optimal dalam memberikan layanan yang komprehensif dan berkelanjutan,” katanya, menjelaskan. (LE-Bl)

Pos terkait