Wabup Bangli Berharap WHDI Ikhlas ‘Ngayah’ Untuk Kepentingan Umat

Wabup Bangli bersama pengurus WHDI Bangli yang baru dilantik (Foto: Dok Humas Pemkab Bangli)
Bangli, LenteraEsai.id – Wakil Bupati Bangli Wayan Diar mengharapkan para anggota dan pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Bangli ikhlas ‘ngayah’ untuk kepentingan umat serta dapat mewujudkan kehidupan krama yang demokrtatis dan berkeadilan dengan memperhatikan nilai-nilai budaya Bali.
 
Wabup Wayan Diar menyampaikan harapan itu saat menghadiri pelantikan pengurus WHDI Kabupaten Bangli masa bhakti 2022-2027, di Ruang Krisna Kantor Bupati Bangli, Kamis (26/1/2023).
 
Tampak hadir pada kesempatan itu Plt Asisten 1 Setda Kabupaten Bangli, pimpinan OPD terkait di Kabupaten Bangli, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Wakil Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, Ketua WHDI Kabupaten Bangli beserta pengurus, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Bangli, Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Bangli, dan para ketua organisasi wanita se-Kabupaten Bangli.
 
Mengawali sambutannya, Wabup Diar menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih beserta jajaran pengurus WHDI Kabupaten Bangli, dan berharap ke depan pengurus yang dilantik dapat menunaikan tugas-tugasnya sesuai dengan amanah organisasi yang diperkuat dengan terpelihara kerja sama antarpengurus dengan baik guna terwujudnya kinerja organisasi yang semakin meningkat.
 
Selain itu, lanjut Wabup Diar, kerja sama dengan organisasi wanita yang ada di lingkungan Kabupaten Bangli perlu terus dibangun dan dipererat sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bangli, khususnya pada misi kedelapan yang berbunyi “Mewujudkan kehidupan krama Bangli yang demokratis dan berkeadilan dengan memperkuat budaya hukum, budaya politik, dan kesetaraan gender dengan memperhatikan nilai-nilai budaya Bali.”
 
Menurut Wabup Diar, WHDI merupakan salah satu organisasi tempat untuk mewujudkan kesetaraan gender yang bernafaskan aktivitas keagamaan. Oleh karena itu semangat ‘ngayah’ dan ‘lascarya’ dari para pengurus harus dikedepankan dalam melaksanakan setiap program organisasi terencana yang tetap memperhatikan kondisi di masyarakat, sehingga pelaksanaan program dapat dilaksanakan dengan baik sesuai kondisi yang ada dan didasari dengan semangat ‘ngayah’ sebagai pedoman, maka setiap kehadiran WHDI di masyarakat akan disambut hangat dan penuh antusias.
 
Tak lupa saat itu pula Wabup Diar menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua dan pengurus WHDI Kabupaten Bangli masa bhakti 2017- 2022 atas segala partisipasinya bersama Pemerintah Kabupaten Bangli membangun Bangli utamanya dari sisi pembangunan spiritual.
 
“Koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun dengan baik, hendaknya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga ke depan semua organisasi wanita yang ada di Kabupaten Bangli akan dapat berperan aktif sesuai viisi dan misi organisasinya masing masing, dan sebagai bentuk perhatian kami dari Pemerintah Kabupaten Bangli, kami tetap komitmen melanjutkan dukungan dan fasilitsi kepada organisasi WHDI sesuai kemampuan dan aturan yang berlaku, semoga organisasi WHDI Kabupaten Bangli semakin maju dan partisipatif bersama Pemerintah Kabupaten Bangli, membangun Bangli menuju Bangli Era Baru,” katanya.
 
Sebagai ketua terpilih, Ni Kadek Suciati Diar usai dilantik menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua anggota WHDI Kabupaten Bangli dan pihak lainnya yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin organisasi Wanita Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Bangli masa bhakti tahun 2022-2027, dan berjanji untuk dapat menjalankan organisasi ini secara maksimal, dan tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak baik bimbingan serta arahan yang terbaik untuk WHDI Kabupaten Bangli selama lima tahun ke depan, utamanya dalam melaksanakan program kerja organisasi yang telah tersepakati.
 
Untuk masa waktu lima tahun ke depan, imbuh Ny Suciati Diar, dirinya  berharap kebersamaan yang telah terjalin sebelumnya tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan guna menjadikan organisasi WHDI Kabupaten Bangli lebih berperan dalam memberikan dorongan dan motivasi kepada semua umat Hindu untuk meningkatkan sradha bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
 
Tak hanya di WHDI, khususnya kepada semua pengurus organisasi wanita se-Kabupaten Bangli, Ny Suciati Diar pun berharap agar kerja sama yang baik selama ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan untuk membangun masyarakat Bangli dalam bingkai Bangli Era Baru. “Semoga dalam masa bhakti 2022-2027 organisasi WHDI Kabupaten Bangli bisa lebih maju searah dengan capaian kemajuan Pemerintah Kabupaten Bangli . Untuk itu sekali lagi saya berharap dukungan dan kerja sama kepada anggota pengurus dan semua pihak agar meningkatkan solidaritasnya sehingga kita secara bersama-sama dapat melaksanakan tugas secara baik khususnya dalam melaksanakan program organisasi,” katanya, menekankan.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali Tjok Istri Sri Rasmawati usai melantik pengurus terpilih menyampaikan bahwa dalam musyawarah, baik yang sifatnya nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota, salah satu agendanya adalah pemilihan ketua WHDI. Untuk Kabupaten Bangli, Ketua WHDI periode 2022-2027, Muskab telah menjatuhkan pilihan kepada Ni Kadek Suciati Diar untuk menjadi Ketua WHDI.
 
Sedangkan terkait kepengurusan dijelaskan Tjok Istri, sebenarnya jabatan ini adalah jabatan yang sangat sangat terhormat, karena memiliki tugas mulia, yaitu untuk meningkatkan martabat Wanita Hindu dengan mengupayakan seluruh Wanita Hindu menjadi Wanita Hindu yang cerdas, mandiri dan berbudi pekerti yang luhur. Namun di sisi lain tugas ini memang sangat berat, karena mencerdaskan dan membuat Wanita Hindu mandiri serta berbudi pekerti yang luhur, tidaklah segampang membalik telapak tangan, ujarnya. 
 
Akan tetapi harus berpegang teguh pada komitmen untuk tidak mengecewakan ibu-ibu yang telah memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada para pengurus, khususnya Ketua WHDI terpilih untuk memimpin WHDI Kabupaten Bangli ke depan. Karena organisasi WHDI adalah sifatnya terbuka, maka harus siap menerima saran dan kritik demi kemajuan khususnya WHDI Bangli dalam merealisasikan Visi & Misi WHDI dengan berpegang pada 6 KD, yaitu: kemauan, kerjasama, kerja keras, kreatifitas, keiklasan, kejujuran dan disiplin, ujarnya.
 
Kembali ditegaskan Tjok Istri, “Kita wajib bersatu untuk mencapai tujuan yang sudah kita sepakati bersama, dengan mengacu kepada Visi & Misi, AD/ART WHDI, apalagi WHDI adalah satu-satunya organisasi wanita Hindu yang ada dan bahkan sudah mendapat pengakuan secara nasional, karena itu tugas kita adalah mencari cara untuk bisa lebih menggaungkan keberadaan WHDI beserta kiprahnya, khususnya di lingkungan masyarakat Hindu, terutama Wanita Hindu baik di Bali maupun di mana mereka berada. Karena WHDI anggotanya bukanlah terdiri dari pengurus saja, tapi seluruh Wanita Hindu di manapun mereka berada.”  (LE-BL) 

Pos terkait