Lokasi Rafting Telaga Waja Karangasem Kembali Renggut Nyawa Pelancong

Karangasem, LenteraEsai.id – Lokasi atau rute aktivitas arung jeram (rafting) di aliran Sungai Telaga Waja di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali merenggut nyawa korban. Kali ini, Sabtu (26/11/2022) siang, wisman asing asal Arab Saudi bernama Ny Baraah Kamilah Alii (43) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan rafting di sungai tersebut.

Wanita pelancong itu diketahui terjatuh dari atas perahu karet saat melintas di belahan Banjar Langsat, Kecamatan Rendang, kemudian timbul tenggelam terseret arus hingga akhirnya ditemukan sudah tak lagi bernyawa.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Rendang Kompol I Gede Made Punia ketika dihubungi wartawan Minggu (27/11), membenarkan kejadian tersebut. “Benar telah terjadi kecelakaan yang telah menewaskan seorang WNA di wilayah hukum Polsek Rendang,” ucapnya.

Korban yang warga negara Arab Saudi tersebut merupakan salah satu dari 6 anggota rombongan yang tengah melakukan aktivasi rafting yang dimulai pada Sabtu (26/11) siang sekitar pukul 12.30 Wita.

Rombongan tersebut terbagi menjadi 2 perahu karet dengan 3 pemandu lokal. Perahu yang ditumpangi korban berisikan 5 orang, yakni korban Ny Baraah Kamilah Alii bersama suami dan anaknya, serta 2 pemandu lokal, I Nengah Wirasa (41) dan I Nyoman Yudana (37).

Awalnya aktivitas rafting berjalan dengan lancar, namun di tengah perjalanan tiba-tiba datang air cukup besar dari hulu sungai yang langsung menghantam perahu karet korban, sehingga rombongan terbalik dan salah seorang korban berkebangsaan Arab Saudi, Ny Baraah Kamilah Alii langsung timbul tenggelam terseret arus.

Menurut informasi, para pemandu sudah berkali-kali berusaha meraih dan menangkap korban yang tengah terbuntang-banting dan terbentur pada bebatuan, namun tidak berhasil. Setelah terguling-guling di antaranya sela bebatuan, korban tampak tenggelam dan setelah hanyut kurang lebih sejauh 150 meter dari TKP, barulah korban berhasil diraih oleh pemandu arung jeram tersebut.

Dalam keadaan sudah tak bernyawa, korban kemudian dievakuasi naik dari aliaran sungai melalui jalur Tanah Bita Banjar Langsat, Desa Rendang oleh warga sekitar dan tim medis Puskesmas Rendang dipimpin oleh dr Widya. Pada pukul 15.15 Wita jenazah korban tiba di Puskesmas Rendang, dan dari hasil pemeriksaan tubuh luar, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam dan benturan yang menyebabkan luka-luka di bagian kepala, kata Kapolsek.

Selanjutnya pada pukul 16.20 Wita berdasarkan hasil permintaan keluarga  atau suami korban, jenazah Ny Baraah Kamilah Alii dibawa ke RS Surya Husada Denpasar guna penanganan lebih lanjut. (LE-Ami)

Pos terkait