Bangli, LenteraEsai.id – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri penyerahan bibit cabai dari Bank Indonesia kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny Sariasih Sedana Arta, di Ruang Rapat Krisna Kantor Bupati Bangli pada Selasa, 4 Oktober 2022.
Bibit cabai tersebut untuk selanjutnya akan diserahkan secara berjenjang kepada para ketua TP PKK kecamatan, TP PKK desa/kelurahan dan KWT di empat kecamatan di Kabupaten Bangli.
Hadir pula pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H Heatubun, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny Suciati Diar, pimpinan OPD terkait, ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Bangli dan perwakilan TP PKK desa di Kabupaten Bangli.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Bank Indonesia atas kerja samannya dalam hal pengendalian inflasi dengan memberikan bantuan bibit pohon cabai kepada TP PKK kabupaten dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Kabupaten Bangli.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami di Kabupaten Bangli juga telah mengalokasikan Dana Transfer Umum untuk mendukung kegiatan pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut terbagai pada beberapa OPD sesuai dengan tupoksinya masing-maisng,” ucapnya.
Pemerintah memiliki beberapa instrument untuk mengendalikan inflasi baik melalui kebijakan fiscal maupuna kebijakan non fiscal. Karenanya, semua lini masyarakat juga harus bergerak untuk mengatasi dampak inflasi supaya tidak berkepanjangan dengan berhemat dan berorientasi pada kebutuhan di tengah gejolak kenaikan harga-harga bahan baku energi, hingga mengharuskan masyarakat untuk berkonsumsi barang dan jasa seperlunya, serta meningkatkan produktivitas untuk mendapatkan alternative tambahan pendapatan.
Dikatakannya, terkait dengan bantuan bibit cabai dari Bank Indonesia ini, pihaknya berharap dapat menggerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman atau pekarangan, salah satunya menanam pohon cabai. Dengan demikian, kata Bupati Sedana Arta, ketergantungan terhadap kebutuhan di pasar bisa dikurangi dan ancaman inflasi dapat dilawan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H Heatubun dalam sambutannya juga menyampaikan, BI memberikan apresiasi kepada Pemda Bangli dan juga ibu-ibu PKK karena atas dukungan dan kerja samanya sepakat ingin melakukan pengendalian inflasi di Bali dan khususnya di Kabupaten Bangli.
Terkait dengan bantuan bibit cabai ini, dilaporkan bahwa Bank Indonesia Provinsi Bali membagikan 70 ribu bibit cabai se-Bali. Sedangkan untuk PKK dialokasikan sekitar 35% atau di angka 30 ribu bibit cabai untuk semua kabupaten/kota di Bali dan selebihnya juga didistribusikan kepada pasraman, pondok pesantren, subak dan binaan Bank Indonesia.
“Jadi, kenapa ini dilakukan karena berdasarkan siklus inflasi biasanya di akhir tahun seperti bulan November dan Desember, angka inflasinya itu tinggi,” katanya dengan menyebutkan, angka wisatawan yang datang ke Bali, juga akan naik pada bulan Desember sampai Januari tahun mendatang. Sehubungan dengan itu, dengan menanam cabai diharapkan bisa melakukan pengendalian inflasi, khususnya di komuditas pangan. (LE-BL)







