Buleleng, LenteraEsai.id – Ni Putu Lia Cahyani, gadis belia yang baru berusia 16 tahun, tewas setelah sepeda motor yang dikemudikannya bertubrukan dengan sebuah truk di jalan raya Singaraja-Seririt pada km 14.500, tepatnya di Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Penduduk asal Banjar Dinas Subuk itu meninggal dunia setelah mengalami patah tulang kaki kanan dan luka-luka cukup serius lainnya di beberapa bagian tubuhnya.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya ketika dikonfirmasi wartawan di kantornya, Jumat (16/9), membenarkan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dengan sepeda motor yang dikendarai korban pada Kamis (15/9) petang sekitar pukul 17.30 Wita, di jalan raya Singaraja-Seririt, Kabupaten Buleleng.
Dump truk Isuzu benomor polisi DK-8269-UF yang dikemudikan Putu Juliawan (34) asal Banjar Dinas Batu Puluh, bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio DK-5123-UL yang dikendarai Ni Putu Lia Cahyani (16), penduduk Banjar Dinas Subuk.
Dari hasil pemeriksanaan tim medis, pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi sehat pada peristiwa tersebut, sementara Lia Cahyani mengalami cedera berat di bagian kepala, luka gores pada muka kanan, dan patah tulang kaki kanan. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja, namun oleh tim medis korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kejadian tersebut diduga berawal dari Putu Juliawan yang mengemudikan truk dari arah barat menuju timur di jalan raya Singaraja-Seririt, tiba-tiba bertubrukan dengan sepeda motor yang dikendarai korban Lia Cahyani, yang datang dari arah berlawanan.
Dikatakan, dari hasil pemeriksanaan petugas di lokasi kejadian, korban Lia Cahyani diduga mengambil haluan terlalu ke kanan melewati garis di tengah jalan hingga terjadi tabrakan mengenai bagian depan kanan dump truk tersebut hingga penyok, dan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Untuk lebih jelasnya, kata AKP Gede Sumarjaya, kejadian tersebut kini masih ditangani Unit Lakalantas Satlantas Polres Buleleng, sementara jenazah korban telah diambil pihak keluarganya dari rumah sakit untuk dimakamkan. (LE-BL)







