Gandeng Kemenparekraf, FTP Unud Gelar FGD Pengelolaan Food Waste

Focus Group Discussion Pengelolaan Food Waste pada Industri Pariwisata. (Foto: Dok Humas Unud)

Badung, LenteraEsai.id – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana (FTP Unud) berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Food Waste pada Industri Pariwisata secara hybrid di Hotel Patra Jasa Bali dan melalui melalui Zoom Meeting, pada Kamis (7/7)

Kegiatan ini diikuti oleh Industri Hotel dan Restaurant, Asosiasi Industri Pariwisata, Kepala Dinas, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dan stakeholders terkait sejumlah 200 orang serta turut hadir Dekan FTP Unud Prof. Ir. I Made Anom Sutrisna Wijaya, M.App.Sc., Ph.D., dan Wakil Dekan III FTP Unud yang juga sebagai Ketua Perhimpungan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Bali Dr. Ir. Komang Ayu Nocianitri, M.Agr.Sc.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan ini, Dosen FTP Unud Ir. Ida Bagus Wayan Gunam, M.P., Ph.D. ditunjuk sebagai Narasumber dengan membawakan topik Issues on Food Waste in Hospitality Industri bersanding dengan Frans Teguh selaku Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi, serta Agung Saputra selaku CEO & Founder of Surplus Indonesia yang dimoderatori oleh Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D selaku Dosen FTP Unud.

Keynote Speech pada kegiatan ini adalah Bapak Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Parekraf dan Henky Hotma Parlindungan Manurung selaku Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf.

FGD ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan pengurangan food waste yang dihasilkan oleh industri pariwisata sehingga dianggap perlu untuk melakukan koordinasi antar stakeholder untuk membahas mengenai penyebab dan usulan solusi terkait permasalahan tersebut.

Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D. selaku moderator juga mengatakan kegiatan ini dapat menjadi gambaran dan pemahaman stakeholders dan instansi terkait food waste pada industri pariwisata, sehingga seluruh stakeholders dapat memperoleh informasi terkait prosedur penanganan sampah makanan pada industri pariwisata dan penerapannya.

“Diharapkan juga melalui kegiatan FGD ini dapat menemukan solusi terhadap permasalahan food waste di industri pariwisata karena seperti yang diketahui salah satu isu G20 untuk mengatasi perubahan iklim secara nyata adalah menurunkan laju food waste di dunia pariwisata yang merupakan salah satu goal dalam SDGs, khususnya SDGs 12.3,” ugkap Agung Suryawan. (LE-BD)

Sumber: www.unud.ac.id

Pos terkait