Wagub Cok Ace Harap BBTF 2022 Jadi Ajang Kebangkitan Pariwisata Bali

Badung, LenteraEsai.id – Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) tahun 2022 kembali digelar pada Senin (6/6) bertempat di Bali International Convention Center (BICC) ITDC Badung, setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Menyambut kembali digelarnya BBTF ini, Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengungkapkan bahwa ini adalah momentum yang sangat baik memperkenalkan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas pascapandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Hal yang saya lihat dewasa ini, setelah pandemi terjadi diversifikasi dari pariwisata ke ekonomi kreatif. Hal itu harus disambut baik oleh pelaku pariwisata, serta dipromosikan di ajang BBTF kali ini. Karena ini ke depan yang akan menopang perekonomian Bali,” ungkap Wagub Cok Ace.

Ia pun berharap, agar ajang BBTF 2022 bisa menjadi momentum untuk membangkitkan pariwisata Bali yang sempat terpuruk. Wagub Cok Ace meyakini jika transaksi kali ini tidak seperti sebelum-sebelumnya, namun ini salah satu lompatan besar kebangkitan perekonomian Bali.

“Jadi kita buat kemasan-kemasan baru, supaya tidak seperti sebelumnya. Bali yang damai pasca-Covid-19 bisa kita tonjolkan juga di ajang tersebut. Salah satunya dengan menerapkan prinsip promosi pariwisata yang diusung oleh Pemprov Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,” ujar Wagub Cok Ace.

Pariwisata berkelanjutan, Menurut Cok Ace, adalah aktivitas pariwisata yang tidak merusak sumber daya Bali, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sedangkan pariwisata berkualitas adalah pariwisata yang memberikan manfaat serta kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya.

“Sejahtera ini bukan berarti materi, tapi bisa juga berupa transfer of knowledge yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seperti dokter atau penulis yang banyak datang ke Bali bisa memberikan manfaat yang besar untuk Bali,” ungkap Wagub Cok Ace yang juga merupakan Ketua PHRI Bali tersebut.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Panitia BBTF I Putu Winastra mengatakan bahwa BBTF 2022 akan digelar dari tanggal 14 – 17 Juni 2022 mendatang di Kawasan ITDC Nusa Dua. Meskipun di tengah sulitnya kondisi akibat pandemi, namun pihaknya bersyukur mendapat respon positif dari pelaku pariwisata baik dari dalam maupun luar negeri.

“Akan terdapat 181 sellers dari 30 kabupaten/kota dari 13 provinsi di seluruh Indonesia, serta 200 buyers dari seluruh dunia. Menurutnya banyak negara baru bermunculan sebagai buyers, terutama negara-negara dari kawasan Afrika,” ujar Winastra.

Putu Winastra pun mengatakan target transaksi kali ini sebesar Rp5,2 triliun atau naik sekitar 22% dari tahun 2021. “Sama halnya dengan Pak Wagub, saya harap gelaran BBTF kali ini juga bisa dijadikan ajang kebangkitan pariwisata Bali,” imbuhnya, menegaskan.

Dalam kesempatan ini turut juga dihadiri oleh Koordinator Pemasaran Pariwisata Nusantara Area I (Sumetare) Kemenparekraf Taufik Nurhidayat, Ketua GIPI/BTB Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana, GM Multi Property Vice President-The Westin Resort Nusa Dua Bali Oriol Montal serta Ketua Komite BBTF 2022 I Putu Winastra. (LE-BD1)

Pos terkait