Buleleng, LenteraEsai.id – Peristiwa keracunan massal yang dialami ratusan siswa SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan, Buleleng, hingga kini masih dalam pendalaman pihak berwajib.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya SH pada Minggu (5/6/2022) pagi menjelaskan, peristiwa keracunan makanan telah menyebabkan pelajar dari SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan yang berlokasi di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Giri Mas, Desa Giri Mas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng sebanyak 12 orang.
“Sedangkan siswa yang dirawat di RSUD Buleleng sebanyak 45 orang, berikutnya siswa yang dirawat di RS Bali Med Singaraja sebanyak 5 orang,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng seraya menyatakan bahwa para pasien menjalani rawat inap dan belum diizinkan pulang.
Menurutnya, para siswa diduga keracunan dari nasi bungkus yang dipesan Gede Eka Yasa di warung milik Komang Caning dengan menu di antaranya berisi ayam goreng, ayam goreng kecap, mie hun, telur rebus sambal tomat, tum babi dan sayur kacang panjang
“Kasus ini sampai sekarang masih didalami pihak Polsek Kubutambahan,” kata AKP Gede Sumarjaya, menjelaskan.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Juni 2022 telah digelar acara perpisahan kenaikan kelas dan pembagian raport bagi para siswa di SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan. Setelah pelaksanaan kegiatan, pihak panitia dari sekolah memberikan snack dan nasi bungkus kepada para siswa. Ratusan siswa lantas makan bersama pada pukul 12.30 Wita. Usai makan bersama, para siswa pulang ke rumah masing-masing.
Namun yang tidak lazim, setelah makan tersebut, sejumlah siswa pada pukul 13.00 Wita, ada yang mengalami gejala mual, sakit perut, muntah dan kepala pusing. Bahkan salah satu siswa tidak sadarkan diri atau pingsan, sehingga harus dilarikan oleh orang tuanya ke rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Demikian juga halnya dengan beberapa siswa lain yang mengalami gangguan kesehatan. (LE-BL)







