Tempat Penglukatan Desa Bresela Dipercaya Sembuhkan Penyakit Gatal

Penglukatan Desa Bresela Dipercaya Sembuhkan Penyakit Gatal. (Foto: Ist)

Gianyar, LenteraEsai.id – Guna memberikan kontribusi atau pendapatan daerah, pihak Desa Bresela di Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali melakukan langkah inovatif. 

Langkah yang dipilih adalah mengembangkan objek wisata Penglukatan Nataran Jeruk dan areal tracking. Dengan objek itu, diharapkan bisa memberikan pendapatan tersendiri bagi desa setempat.

Bacaan Lainnya

Perbekel Desa Bresela, I Wayan Dirka, ketika ditemui baru-baru ini menyatakan, lokasi Penglukatan Nataran Jeruk sudah lazim digunakan untuk melukat. 

“Fungsinya untuk kesehatan secara rohani dan menghilangkan penyakit gatal. Ketika mengalami gatal-gatal, warga biasanya langsung melukat di Nataran Jeruk,” ujarnya.

Penglukatan itu sudah ada sejak zaman dahulu kala dan telah diketahui manfaatnya secara turun-temurun. “Selama ini, wanita haid dilarang ke sana. Lalu kalau ada kematian atau ‘sebel’, tidak boleh ke sana juga,” ucap Wayan Dirka.

Pada tahun 2022 ini dilakukan penataan akses jalan. Pembiayaannya dilakukan melalui swadaya masyarakat dan dana desa yang tersedia.  

Desa-desa di Payangan masuk dalam Program Ulapan. “Mudah-mudahan dikenal oleh masyarakat dan bisa dipasarkan,” ujarnya. Untuk fasilitas yang ditata, mencakup tempat loker ganti pakaian dan sebagainya. 

Perbekel Bresela berharap masyarakat ikut ambil bagian dalam mengelola kawasan. “Biar ada pemasukan ke desa adat dan dinas,” ujarnya.

Di Desa Bresela, juga ada jalur tracking persawahan. “Kami buka jalan usaha tani, supaya bisa tracking dan cycling biar bisa dikelola oleh Pokdarwis,” ujarnya.

Jalan yang ditata sepanjang 4 kilometer. “Ini masih ditata, sekarang kami bentuk basic. Setelah ada basic, otomatis dikelola Pokdarwis, dan target kami 2023-2024 sudah mulai jalan,” ucapnya.

Mengenai harapan kepada pemerintah, Wayan Dirka meminta supaya ikut membantu program di desa. “Desa berjalan dari pendanaan. Tidak terlepas dari pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, bantuan Bupati Gianyar Made Mahayastra sudah terbilang banyak. “Dari BHP sangat membantu APBDes,” ujarnya.

Ia mengatakan semua warga masyarakat yang ada di desanya sangat mendukung. “Milenial di sini mendukung, apalagi pemuda, di sini berkutat di destinasi pariwisata,” katanya, berbangga.

Sementara itu, melalui teknologi, milenial bisa memanfaatkannya guna mendukung pariwisata selaku pelaku pariwisata. “Mudah-mudahan dunia cepat pulih, Bali pulih, dengan dukungan milenial, kami yakin bisa membangkitkan pariwisata di Bresela,” jelasnya.

Perbekel Wayan Dirka menyampaikan terima kasih atas dukungan Bendesa Adat Bresela. “Apalagi di Desa Bresela, banyak adat memiliki tanah. Termasuk penglukatan milik desa adat, beji atau persiraman banyak,” ujarnya.

Bahkan, ada pararem di desa, ketika lahan masyarakat ada Persiraman, harus dikelola oleh desa, kata Wayan Dirka, menjelaskan. (LE-GN) 

Pos terkait