Karangasem, LenteraEsai.id – Keberadaan jembatan yang baru saja selesai dibangun dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 sepertinya menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Adat Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Batapa tidak, setelah tahunan menunggu sejak jembatan yang ada sebelumnya hancur diterjang erupsi Gunung Agung pada 2017 lalu, kini baru terwujud lagi jembatan yang dapat menghubungkan Desa Adat Bukit Galah dengan desa tetangga lainnya.
Tidak hanya itu, sejak jembatan terputus, masyarakat cukup kesulitan untuk membawa hasil pertanian dan lain-lain ke luar dari desa. Sekarang setelah 4 tahun menunggu, akhirnya sebuah jembatan berdiri megah di perbatasan yang menghubungkan desa-desa di dua kecamatan, yaitu Selat dan Kecamatan Bebandem.
“Masyarakat kami sangat senang dengan adanya jembatan ini, karena apa yang menjadi harapan dan keinginan mereka selama ini sudah terwujud,” kata Bendesa Adat Bukit Galah I Putu Suyasa, saat dikonfirmasi, Kamis (15/7).
Dengan adanya jembatan tersebut akses masyarakat untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan mereka jadi lebih mudahl karena tidak perlu lagi harus melewati sungai untuk menyeberang.
Selain mempermudah akses ekonomi, akses pendidikan juga sangat berdampak dengan adanya jembatan yang baru usai dibagun lewat progam TMMD ke-111 Kodim Karangasem tersebut, ucapnya.
“Dulu sebelum ada jembatan para siswa juga harus melewati sungai untuk bisa sampai ke sekolah, dan saat air sungai tinggi banyak siswa yang tidak bisa sekolah karena tidak bisa lewat. Tapi sekarang dengan adanya jembatan ini tentu para siswa yang akan pergi ke sekolah menjadi lebih mudah,” kata Putu Suyasa, penuh kegembiraan.
Putu Suyasa bersama dengan masyarakat Desa Adat Bukit Galah juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah bahu-membahu ikut bergotong royong untuk dapat menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut hingga sekarang sudah selesai 100 persen.
“Semoga untuk ke kepannya, dengan adanya jembatan ini perekonomian masyarakat menjadi lebih baik di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus melanda sampai saat ini,” kata Putu Suyasa, menandaskan. (LE-Jun)







