Banjir yang Nyodok Rumah di Kampung Sindu, Terjadi Akibat Dinding Sungai Jebol

Karangasem, LenteraEsai.id – Bencana alam banjir bandang akibat hujan deras sepertinya terus mengintai Kabupaten Karangasem dalam beberapa hari terakhir. Seperti halnya yang terjadi di Kampung Sindu, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, banjir diketahui meluap sejak Rabu (23/6) malam.

Banjir yang menggenangi wilayah pemukiman penduduk itu terjadi setelah bagian dinding sungai yang melintang Desa Sinduwati jebol karena tidak kuat menahan deras dan berarnya volume air hujan.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil assessment yang dilakukan, penyebab banjir tersebut akibat tumpukan sampah yang terlalu banyak di aliran sungai hingga membendung kelancaran arus air. Air yang kemudian meluber, tak lama menjebol bagian dinding sungai,” kata Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem Ida Ketut Arimbawa di Amlapura, Kamis (24/6).

Selain sampah, banjir yang tidak sampai merenggut korban jiwa dan luka-luka itu juga terjadi karena adanya penyempitan alur sungai akibat pondasi rumah warga yang dibangun melewati batas, serta pemasangan jaringan pipa air milik desa yang tidak tertata dengan baik, ucapnya.

Dari laporan sementara terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan akibat disodok banjir, di antaranya rumah milik Alisjahbana (55) dengan rusaknya tempat usaha tempe dan peralatan dapur. Serta rumah milik Zainal Arifin (50) dengan kerusakan berupa perabotan usaha tahu.

Sedangkan rumah milik Hasanuddin (52), diketahui bagian temboknya jebol. Korban mengaku kehilangan 2 buah bufet, meja rias dan juga beberapa peralatan dapur serta 5 kg beras yang hanyut oleh derasnya banjir.

“Saat ini, air sudah mulai surut. Tapi, warga diimbau untuk tetap waspada. Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan, kami suruh tinggal di rumah keluarganya yang lain atau kerabat terdekat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Arimbawa, menjelaskan.  (LE-Jun) 

Pos terkait