Wabup Artha Dipa Tegaskan Pendistribusian Bantuan Covid-19 Agar Tepat Sasaran

Karangasem, LenteraEsai.id – Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Senin (17/5) terjun memantau bantuan Covid-19 yang saat ini disimpan di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem untuk memastikan agar bantuan yang terkumpul berada di tempat yang aman dan penyalurannya juga tepat sasaran.

“Saya ingin seluruh bantuan yang sudah terkumpul berada di tempat yang aman dan seluruh unsur Satgas Covid-19 dapat bekerja maksimal dalam penyalurannya, agar warga yang menerima bantuan tersebut bisa tepat sasaran,” ujar Wabup Artha Dipa.

Bacaan Lainnya

Wabup Artha Dipa memerintahkan agar seluruh bantuan yang masuk dibuatkan berita acara dan langsung melaporkannya kepada pimpinan. Selain itu, matrik keluar masuknya barang juga harus di-update setiap harinya.

“Semua langkah terkait penanganan Covid-19 harus taat prosedur dan transparan. Jadi, saya minta setiap harinya dilaporkan dengan baik, jangan sampai ada yang salah. Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk penanganan Covid-19 harus sepengetahuan pimpinan,” ucap Wabup Artha Dipa, menegaskan.

Selain itu, Wabup Artha Dipa juga menginstruksikan kepada instansi terkait agar bantuan yang terkumpul tidak menjadi kadaluarsa karena terlalu lama disimpan dan segera disalurkan ke masyarakat dan tentunya harus tepat sasaran serta tidak menyimpang dengan aturan. Terkait ruang penyimpanan, bisa dipergunakan ruangan yang ada di sanggar kegiatan belajar (SKB), karena masih ada ruangan yang belum terpakai, dan lokasi di SKB juga sangat mendukung.

“Ada beberapa daerah terdampak yang memang sangat memerlukan bantuan, daerah seperti itu yang harus kita sasar, dan sekali lagi saya tekankan agar dalam penyaluran bantuan harus transparan. Karena dampak pandemi ini dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata Wabup Artha Dipa menandaskan.

Sementara itu, Plt Kalaksa sekaligus Sekretaris BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menerangkan bahwa saat ini terdapat 5.000 pasang shoes cover yang bersumber dari BNPB, 250 paket sembako dari BKS LPD, 200 paket sembako dari Bank Mandiri yang setiap paketnya terdiri dari 5 kg beras, sehingga totalnya menjadi 1 ton, 5.400 buah masker dari BNPB, 4.625 buah Hazmat dari BNPB, 1.240 liter hand sanitizer dari BNPB, 600 liter hand sanitizer dalam bentuk botol isi 500 mili dari PC NU, 4.195 buah kaca mata google dari BNPB, serta 714 buah face shield dari BNPB, seluruh bantuan yang terkumpul tersebut belum direalisasikan.

Ia mengatakan bahwa instansi yang bertugas untuk menyalurkan adalah Dinas Sosial dan BPBD sesuai instruksi pimpinan, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Karangasem.

“Terkait keluar masuknya bantuan sudah saya update setiap harinya di situs infocorona.karangasemkab.go.id. Bagi yang ingin melihat selengkapnya secara update silahkan kunjungi situs resmi tersebut,” kata Plt Kalaksa Arimbawa, menjelaskan.  (LE-Jun)

Pos terkait