Kapolrestabes Surabaya Panggil Polisi Bertubuh Gembrot

Surabaya, LenteraEsai.id – Usai menggelar apel pada Jumat (5/2/2021) pagi yang diikuti segenap anggota, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhony Isir langsung memanggil puluhan anggotanya yang berbadan subur alias gembrot.

Para anggota yang berbadan subur atau gendut itu, diminta untuk menimbang berat badan di tempat yang sudah disiapkan. Selanjutnya, mereka diharuskan untuk mengikuti kegiatan penurunan berat badan atau indeks massa tubuh (IMT).

Bacaan Lainnya

“Kegiatan untuk kawan-kawan ini kan sebenarnya dari tahun lalu sudah ada programnya. Bagaimana penurunan berat badan secara reguler untuk personel yang kelebihan berat badan, dan ini bukan punishment,” ujar Jhony Isir di hadapan para anggotanya.

Dipanggilnya para anggota yang gendut kali ini bukan punishment, tetapi sebagai upaya untuk membangun kesadaran terhadap berat badan, katanya.

Ketika melihat ada personel yang berat badannya bisa dibilang overweight atau obesitas, Kapolrestabes menyebutkan, ini bagian daripada tanggung jawab pimpinan untuk program-program penurunan berat badan.

Progam ini sebetulnya sudah ada pada tahun lalu, namun terhenti karena ada pandemi Covid-19.

“Jumlah anggota yang mengikuti IMT kali ini ada 17 personel. Kawan kawan ini bukan dihukum, tapi harus ikut progam penurunan berat badan,” ucap Kombes Pol Jhony Isir, menandaskan.

Sementara itu, dr Amrilina P, dokter Urkes Polrestabes Surabaya menambahkan, penjaringan anggota obersitas atau OW ini merupakan kegiatan untuk menurunkan berat badan. Pada pelaksanaannya juga disarankan untuk berolahraga.

Nantinya, peserta OW juga dilihat penyakit penyertanya apa, dan mereka akan mengikuti kegiatan selama 3 minggu. “Kegiatannya seperti jalan kaki 45 menit dan semuanya sudah ada planning dari Urkes untuk Ow atau penurunan indeks massa tubuh atau IMT bagi anggota yang berlebihan berat badan,” kata dr Amrilina, menjelaskan. (LE-DP)

Pos terkait