HeadlinesKarangasem

Dukungan Terus Mengalir, Giliran Krama Manggis Gelorakan Dana-Dipa Menang

Karangasem, LenteraEsai.id – Dukungan untuk kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1 Gede Dana-Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) pada Pilkada mendatang, kembali berdatangan dari sejumlah daerah yang berjuluk Gumi Lahar.

Kali ini, dukungan muncul dari warga masyarakat di Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, yakni ketika pasangan calon Dana-Dipa datang menghadiri undangan masyarakat di daerah itu serangkaian gelar kampanye dialogis, Rabu (28/10).

Kampanye di daerah tersebut tampak dipusatkan di empat lokasi, yakni di Banjar Belong, Banjar Kelodan, Banjar Bakung, dan Banjar Anyar. Kegiatan ini dihadiri tokoh-tokoh dadia dan tokoh masyarakat, serta tokoh muda-mudi di Desa Manggis.

Setibanya di Banjar Bakung, Gede Dana dan rombongan disambut meriah dan penuh semangat diiringan tetabuhan gong dari Sekaa Gong PKK Banjar Bakung Manggis

Wayan Sunarta selaku Ketua Tim Pemenangan Dana-Dipa Kecamatan Manggis, menyampaikan terima kasih terhadap warga yang menerima dengan baik kedatangan rombongan Gede Dana untuk kampanye dengan pola ‘simakrama’ di Desa Manggis.

Ia selaku ketua tim pemenangan di tingkat kecamatan dan anggota DPRD Karangasem dapil Manggis, menyatakan siap untuk memfasilitasi setiap usulan yang nantinya muncul dari warga masyarakat.

Sunarta dalam paparannya mengatakan, Gede Dana adalah sosok yang low profil, terlahir dari keluarga sederhana di Desa Datah yang kering dan tandus, yang sudah barang tentu telah ditempa oleh berbagai macam pengalaman pahit getirnya hidup di masyarakat kalangan bawah.

Gede Dana, lanjut Sunarta, lantas merambah dunia politik dengan 4 kali terpilih menjadi anggota DPRD, dan 2 kali menjadi Ketua DPRD Karangasem, sebuah posisi yang sangat nyaman untuk ukuran seorang politisi. Akan tetapi, kata Sunarta, demi perubahan Karangasem, Gede Dana rela melepas jabatan, mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD untuk tujuan membawa Karangasem ke Era Baru.

“Untuk itu, mari bersama-sama kita dukung dan pilih Gede Dana. Caranya, datang beramai-ramai ke TPS tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor 1 untuk Karangasem Era Baru,” ujarnya dengan suara lantang, meyakinkan.

Calon Bupati Gede Dana dalam sambutannya mengatakan, dirinya maju menjadi bupati dengan mengusung visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana, menuju Karangasem Era Baru dengan 5 program unggulan, dalam satu jalur provinsi dan pusat.

Gede Dana menyatakan bahwa sektor pertanian akan mendapat perhatian yang utama dalam kepemimpinannya nanti, mengingat pengalaman Bali dalam beberapa kali mendapat cobaan, seperti bom Bali, erupsi Gunung Agung dan pandemi Covid-19 yang membuat sektor andalan seperti pariwisata, terpuruk dan lumpuh.

“Dengan mengadakan pendampingan untuk petani, dan penelitian-penelitian di bidang pertanian, saya yakin sektor pertanian di Karangasem akan berkembang, yang pada gilirannya dapat menggantikan dunia pariwisata yang lumpuh ‘diterkam’ berbagai cobaan,” katanya, menandaskan.

Selain sektor pertanian, kata Gede Dana, pihaknya juga nanti akan memperhatikan dan membenahi masalah kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di Gumi Lahar.

Ia melanjutkan, ke depan pihaknya mencanangkan untuk mendirikan perguruan tinggi negeri di Karangasem. Ini angat diperlukan mengingat lulusan SMA di Karangasem sangat besar berkisar 5.600 orang per tahun.

“Untuk pariwisata, saya sudah merancang infrastruktur penunjang pariwisata, dan bidang kesehatan Pemda punya 41 mobil bekas operasional DPRD yang bisa dimanfaatkan untuk pendampingan kesehatan berupa antar jemput warga kurang mampu di setiap kecamatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wayan Sariantara selaku tokoh masyarakat setempat, mempertanyakan beberapa sertifikat warga yang terletak di Tanah Ampo yang tanahnya dipergunakan untuk jalan dan sertifikatnya ditarik pihak kecamatan, namun sudah 10 tahun tidak ada kejelasannya, sehingga sebagai warga merasa khawatir.

Wayan Sariantara juga mengatakan sangat tertarik dengan program-program yang disampaikan Gede Dana. Terlebih yang menyangkut pendampingan-pendampingan di bidang pertanian dan kesehatan.

Terkait dengan itu, ia mengaku siap untuk memenangkan Gede Dana dan Wayan Artha Dipa. “Ayo bersama-sama memenangkan Gede Dana, semoga sekarang PDI Perjuangan mempunyai calon yang sangat merakyat, yang pantas kita dukung,” katanya, bersemangat.

Menjawab pertanyaan warga, Gede Dana mengatakan, sudah hampir 3 bulanan mendengar dan mendapat laporan masalah ini dari warga, sehingga nantinya akan ditelusuri, apa sebenarnya yang terjadi. “Ini bukti ketidakseriusan pemerintah dalam menangani lahan milik rakyat,” katanya, menegaskan.

Kampanye siang itu tampak puka dihadiri Made Budastra, anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, Wayan Sunarta dan Made Ruspita, pengurus DPC PDIP di Kabupaten Karangasem, serta Nengah Suardana tokoh adat Desa Manggis.  (LE-KR1)

Lenteraesai.id