Karangasem, LenteraEsai.id – Belakangan ini beredar wacana Gunung Agung di Kabupaten Karangasem akan diturunkan levelnya, berkaitan dengan penurunan aktivitas vulkaniknya.
“Hingga saat ini, surat rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum turun. Jadi untuk saat ini, Gunung Agung masih Level III (Siaga) dan pada radius 4 km dari bibir kawah tetap tidak boleh ada aktivitas,” ujar Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa kepada media massa pada Selasa, 7 Juli 2020.
Dia melanjutkan, sebelumnya telah diadakan kegiatan rapat evaluasi aktivitas Gunung Api Agung melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh PVMBG, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem dan Pos Pengamat Gunung Api Agung Rendang Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini dipimpin dan dibuka oleh Kasbani selaku Kepala Pusat PVMBG.
Rapat evaluasi dilanjutkan dengan pemaparan Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Devy Kamil Syahbana yang menyampaikan tentang sejarah erupsi Gunung Agung pada tahun 1710-1711, tahun 1808, tahun 1821, tahun 1843-1847, tahun 1917, tahun 1963-1964, dan tahun 2017- sampai sekarang.
Pada akhir vicom disimpulkan bahwa dari data pemantauan dapat disimpulkan bahwa aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan. Kendati demikian, berdasarkan analisis data secara menyeluruh, potensi untuk terjadi erupsi masih ada, namun dalam skala rendah.
Erupsi yang mungkin terjadi saat ini dapat berupa lontaran batu atau lava pijar, hujan abu maupun hembusan gas-gas vulkanik yang potensi bahayanya berada di sekitar area puncak Gunung Api Agung, ucapnya.
Kesimpulan vicom selanjutnya adalah ancaman bahaya utama erupsi Gunung Api Agung kemungkinan masih terlokalisir di dalam radius 2 km dari kawah puncak. Masyarakat di luar radius bahaya tersebut dapat beraktivitas seperti biasa.
“Namun mengenai ancaman 2 km dan rencana penurunan status, dalam vicom terungkap baru sebatas kajian analisis. Sekali lagi, surat rekomendasi resmi tentang perubahan status Gunung Agung belum turun, jadi sampai saat ini masih Level III (Siaga),” katanya di akhir pembicaraan. (LE-KR)







