Diduga untuk Ritual, CCTV Rekam Wanita Letakkan Patung Nyi Roro Kidul

Foto Istimewa (sumber FB: Dalem Samudra)

Badung, LenteraEsai.id – Sosok pria dan wanita setengah baya yang diduga sedang meletakkan patung menyerupai sosok magis Nyi Roro Kidul, terekam kamera CCTV yang terpasang di kawasan ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam dua rekaman video yang tertayang, memperlihatkan dua orang itu meletakkan patung di atas tumpukan batu karang di pinggir Pantai Water Blow, Nusa Dua, yang dikenal memiliki deburan ombak besar dan dahsyat.

Bacaan Lainnya

Pria dan wanita tersebut tampak datang ke Pantai Water Blow dengan menggunakan sepeda motor, lalu berjalan melewati pos security menuju tumpukan karang di pinggir pantai.

Si perempuan yang akhirnya berganti mengenakan baju kebaya warna hitam tersebut, selanjutnya turun menuju ke bawah arah pantai untuk menaruh sebuah patung di atas gundukan batu karang, sementara yang yang laki-laki diduga menunggu di atas lahan yang berkemiringan.

Namun demikian, baik pihak BTDC maupun petugas kepolisian yang melakukan penyelidikan, belum dapat mengeketahui identitas kedua orang itu, sehingga belum jaga dapat mengutarakan motif mereka meletakkan patung.

Kendati demikian, berapa kalangan menilai peletakan patung tersebut merupakan sebuah ritual untuk memohon sesuatu seperti keselamatan, rezeki dan lai-lain kepada figur yang dianggap sebagai ‘penguasa’ Samudera Selatan, atau yang dikenal dengan sebutan Ratu Pantai Laut Selatan.

Kuat dugaan kalau itu sebuah ritual sehungan wanita tersebut juga tampak menempatkan sejumlah sesajen di samping patung yang diletakkan berdiri.

Sebelumnya diberitakan, sebuah patung yang menyerupai sosok Nyi Roro Kidul sempat membuat heboh masyarakat dan viral di media sosial. Patung itu dikabarkan tiba-tiba muncul di Pantai Water Blow, kawasan ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Namun demikian, pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan menduka kuat kalau keberadaan patung tersebut akibat perbuatan orang iseng yang begitu saja menaruh barang itu di atas batu karang di pinggir Pantai Water Blow, di dekat jurang.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus ketika dihubungi wartawan, Senin (25/5/2020) mengatakan, sejauh ini tidak ditemukan petunjuk kalau patung tersebut merupakan sesuatu yang bersifat gaib, atau ada kaitannya dengan nelayan yang hilang setelah perahunya terbalik diterjang ombak pertengahan pekan lalu.

“Tidak, tidak ada kaitan dengan nelayan hilang, atau masalah gaib yang kini banyak diperbincangkan orang di media sosial,” katanya dengan menegaskan bahwa kuat dugaan patung yang menyerupai Nyi Roro Kidul tersebut ditaruh orang yang hanya sekedar iseng.

Patung pertama kali ditemukan warga pada hari Minggu (24/5/2020)  sekitar pukul 16.00 Wita.

Informasi yang didapat dari petugas security kawasan BTDC bahwa patung yang berada di atas batu karang itu menyerupai gambaran Nyi Roro Kidul, sang Ratu Pantai Selatan.

Patung berbusana serba hijau dengan ukuran tinggi sekitar 30 sentimeter dengan bagian rambut dikuncung ke atas kepala.

Kapolsek Kuta Selatan menyebutkan, penemuan patung itu berawal dari tiga security kawasan BTDC bersama Babinsa Kelurahan Benoa yang melakukan patroli keamanan di area Pantai Water Blow, sekaligus mengecek keberadaan korban peristiwa jukung terbalik yang terjadi pekan lalu.

Sambil memantau keberadaan korban jukung yang tenggelam disapu gelombang, secara tidak sengaja salah seorang petugas keamanan melihat adanya sebuah benda yang berada di atas batu karang. Setelah dilakukan pengecekan dengan kamera dan dizoom, dipastikan bahwa benda itu merupakan sebuah patung dengan ciri-ciri berwujud Nyi Roro Kidul.

Kapolsek mengatakan, dari temuan patung tersebut, sampai saat ini masih belum diketahui siapa yang menaruh atau memajang patung tersebut. Ada kemungkinan, keberadaan patung tersebut ditaruh oleh seseorang dikarenakan area Pantai Water Blow masih dikunjungi warga yang datang untuk memancing atau menangkapi ikan.

“Berdasarkan informasi dari security kawasan bahwa pihaknya tidak mengetahui sejak kapan patung tersebut sudah berada di sana dan apa motif serta tujuannya juga belum diketahui,” ucap AKP Yusak sembari menambahkan bahwa pihaknya kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. (LE-BD)

Pos terkait