Gianyar, LenteraEsai.id – Di tengah kelesuan perekonomian akibat pandemik Covid-19, Ni Kadek Winnie Kaori, pengusaha dupa dengan bendera Kaori Group, justru mampu membuat terobosan dengan melakukan ekspor perdana dupa aroma terapi ke Amerika Serikat.
Menariknya, di saat perusahan lain merumahkan karyawannya, Kaori Group justru tetap mempertahankan karyawan bahkan kemungkinan akan menambah jumlah tenaga yang akan dipekerjakan di perusahaan itu.
“Ini sangat saya apresiasi, di mana saat sektor tenaga kerja sedang berada pada titik nadir, justru Kaori Group mampu mempertahankan dan tidak merumahkan tenaga kerjanya, ” kata Kadisnaker Gianyar AA Dalem Jagadhita saat acara pelepasan ekspor perdana Dupa Aroma Terapi, di Kantor Kaori Group Desa Mas Ubud Gianyar, Selasa (5/5).
Kadis Dalem Jagadhita menyebutkan, keterpurukan sektor tenaga kerja saat ini mungkin sudah sangat mengkhawatirkan. “Namun, kita tidak boleh patah semangat dengan tidak berbuat apa-apa. Banyak skema-skema yang harus kita bangun yang tentu saja dalam konteks bagaimana upaya perluasan kesempatan kerja,” katanya.
Jajaran Disnaker kini terus berupaya agar sektor industri usaha bisa menyajikan informasi bursa kerja yang diharapkan bisa menyerap sumber tenaga kerja.
Pemkab Gianyar melalui Dinas Ketenagakerjaan selalu berupaya memikirkan cara sekiranya format-format konvensional yang selama ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, harus dicarikan terobosan-terobosan yang dapat memberikan wadah bagi masyarakat.
“Bagaimana kita bisa membangkitkan jiwa entrepreneur, kewirausahan dengan membuka kesempatan kerja melalui format yang dibangun sedemikian rupa dengan memanfatkan IT, sehingga membantu mengambil langkah-langkah tepat untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Gianyar,” ucapnya, menjelaskan.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Luh Gede Eka Suary, yang pada kesempatan itu mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar.
Eka Suary menyampaikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Kaori Group di tengah kelesuan ekonomi saat ini. Eka Suary yang juga sebagai Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Gianyar menjelaskan, Kaori Group merupakan salah satu pengusaha binaan Dekranasda Kabupaten Gianyar. Dengan membuat diversifikasi produk, Kaori Group mampu bertahan dan melakukan ekspor ke Amerika.
Sementara itu pemilik Kaori Group Kadek Winnie Kaori pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gianyar yang selama ini telah banyak mendukung usahanya, terutama dalam hal kepengurusan izin ekspor.
Menurutnya, saat ekspor perdana ini pihaknya mengawali dengan 15 ribu dupa aroma terapi yang dikemas dalam bentuk tabung. Dengan terobosan ini diyanini akan tetap mampu mempertahankan karyawan yang berjumlah sekitar 178 orang. Bahkan dari sekian jumlah karyawan tersebut ada beberapa yang merupakan penyandang disabilitas.
Terkait tenaga kerja, kata Winnie Kaori, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar. Pada situasi pandemik ini, ia mengaku bersyukur tetap bisa bertahan bahkan memperoleh kesempatan untuk ekspor dupa ke Amerika. (LE-GA1)







