Kuta, LenteraEsai.id – Pandemi Virus Corona (Covid-19) tidak melemahkan semangat beraktivitas sebagian orang untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat.
Hal ini ditunjukkan tokoh Desa Adat Kuta I Wayan Puspa Negara SP Msi yang dilantik dan dikukuhkan menjadi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Kelurahan Legian Kuta periode 2020 – 2023, bertempat di Kantor Kelurahan Legian Kuta, Badung, Senin tanggal 4 Mei 2020.
Pelantikan dan pengukuhan ketua dan pengurus LPM dilakukan oleh Lurah Legian I Made Madia Surya Natha S STP yang dalam sambutannya mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus LPM baru. “Semoga bisa menjadi patner kerja yang baik. Dan terima kasih kepada pengurus yang lama yang sudah mengabdikan diri untuk desa selama ini dan telah melakukan tugas-tugasnya dengan maksimal,” ujar Made Sadia.
Sementara itu, Puspa Negara mengatakan, LPM sejatinya adalah prakarsa masyarakat yang tujuannya membantu pemerintah desa dalam meningkatkan aspirasi dan pelayanan guna penyelenggaraan dan pembangunan desa yang lebih baik.
“Apalagi dengan situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, bukan hanya masalah pariwisata yang jadi problema di Kuta, akan tetapi dampak sosial seperti stabilitas keamanan, mengingat banyak karyawan yang dirumahkan. Ini akan menjadi dilema tersendiri,” ujar Puspa Negara.
Puspa Negara juga mengatakan, LPM sejatinya adalah lembaga kemasyarakatan yang intinya menampung aspirasi dan berusaha membantu pembangunan desa secara gotong royong. “Kita akan mempersembahkan apa yang bisa kita lakukan untuk desa, dan siap ngayah sekala dan niskala ‘antuk manah saking tuas’,” tegasnya, yang dilanjutkan dengan kegiatan melaunching Posko Terpadu Mandiri Gotong Royong Penanggulan Covid-19 LPM Legian.
Menurutnya, keberadaan posko yang dibangun LPM bersinergi dengan desa adat dan kelurahan ini bertujuan untuk proteksi atau perlindungan bagi masyarakat di tengah merebaknya Virus Covid-19. (LE-BD)







