Pandemi Covid-19, Penglingsir Desa Adat Ngis Gelar Pengayu-ayu Jagat di Pura Segara

Manggis, LenteraEsai.id – Sehubungan dengan terus merebaknya Virus Corona (Covid-19), Penglingsir Desa Adat Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem menggelar langkah niskala guna memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Ida Batara Sesuhunan, dengan melakukan persembahyangan Meayu-ayu. Kegiatan ini dilaksanakan di Pura Segara, Desa Ngis, Sabtu (25/4/2020) petang.

Persembahyangan dipimpin langsung Jro Mangku Puseh Jro Mangku Nengah Sukaryana, dihadiri Kelian Desa Adat Desa Ngis Jro Pasek Gede Sudibya, Jro Kubayan Gede Antara Diputra dan tokoh- tokoh masyarakat lain.

Bacaan Lainnya

Menurut Jro Kubayan Desa Ngis, persembahyangan ini sudah dilakukan yang ketiga kalinya dan dilaksanakan di Pura Segara. “Dan ritual persembahyangan ini dilakukan dengan tetap mengikuti imbauan pemerintah, seperti menjaga jarak saat sembahyang,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebelum ini telah terlebih dahulu dilakukan Upacara Meprani di desa adat, yakni dengan memotong sapi hitam untuk pecaruan. Upacara digelar dengan jumlah pengayah yang terbatas, dan tidak dihadiri semua krama adat seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Selain upacara persembahyangan, Satgas Covid-19 juga kita tugaskan di tiap jalan masuk desa, yang dibantu pecalang dan relawan muda-mudi desa adat. Satgas bersama pecalang dan relawan melakukan pemeriksaan dan penyemprotan di tiap jalan raya pintu masuk Desa Ngis,” ujar Jro Kubayan.

Sedangkan Jro Mangku Puseh ketika diminta keterangannya tentang pelaksanaan upacara Meayu-ayu ini mengatakan, upacara ini bertujuan ‘Ngastitiang Jagat’. “Memohon kepada Ida Batara Baruna agar wabah ini bisa berlalu dan hilang. Selain itu, kita sebagai umat beragama Hindu agar jangan pernah lupa juga memohon serta berdoa memohon lindungan-Nya,” kata Jro Mangku Puseh.  (LE-010)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *