Amlapura, LenteraEsai.id – Sejumlah bencana terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem pada 1 dan 2 Maret 2020, seiring dengan hujan deras disertai kilatan petir dan angin kencang yang mengguyur kawasan Bumi Lahar di Bali bagian timur.
Guna menanggulangi akibat yang ditimbulkan dari serentetan becana tersebut, tim terpadu diterjunkan pada Senin (2/3) guna melakukan penanganan agar tidak mengganggu dan mengancam keselamatan masyarakat.
Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa melalui siaran tertulis mengatakan, telah terjadi pohon tumbang menimpa badan jalan di Banjar Dinas Bias, Desa Ababi, Kecamatan Abang pada Minggu pagi pukul 07.30 Wita. Diameter pohon 30 cm dan tinggi 10 m. Penanganan sudah dapat dilakukan, korban jiwa dan luka nihil.
Selain itu, lanjutnya, juga terjadi pohon tumbang menimpa badan jalan di Lingkungan Batan Nyuh Kaler, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem pada pukul 08.30 Wita. Diameter pohon 30 cm dan tinggi 10 m. Penanganan sudah dapat dilakukan, korban jiwa dan luka nihil, ucapnya.
Selanjutnya tanggal 2 Maret 2020 pada pukul 09.20 Wita, TRC BPBD Karangasem melakukan penanganan terkait laporan Perbekel Tista di Banjar Dinas Tista Gede, Desa Tista, Kecamatan Abang, yakni telah terjadi tanah longsor yang mengakibatkan pelinggih/sanggah milik I Wayan Berata (48) jebol terbawa longsoran.
“Pada 2 Maret 2020 pukul 10:25 Wita TRC BPBD Karangasem melakukan assessment terkait laporan dari Wakil Kepala Dusun Gulinten, Desa Bunutan, Kecamatan Abang bahwa telah terjadi tanah longsor yang menimpa akses jalan, namun saat ini sudah ditangani oleh masyarakat setempat dan akses jalan kembali normal,” ujar Kalaksa BPBD Karangasem.
Sebelumnya, yakni tanggal 1 Maret 2020 pada pukul 08.15 Wita terjadi pohon tumbang menimpa beberapa pelinggih dan balai pawedaan di Pura Dadia Arya Bang Pinatih dan Pura Dadia Taman Sari di Banjar Dinas Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Diameter pohon 80 cm dan tinggi 20 m. “Penanganan akan dilanjutkan kembali besok mengingat masih ada 2 titik Pura Dadia Segara Kuning dan Pura Penataran Desa Sege yang tertimpa pohon tumbang,” kata Arimbawa.
Pada tanggal 2 Maret 2020 pukul 08.20 Wita TRC bersama Kasi Kedaruratan & Logistik BPBD Karangasem melakukan penanganan tanah longsor yang menimpa akses jalan Bunutan menuju Sega, terjadi di 4 titik lokasi longsoran. Untuk penanganan sudah dilakukan 70% dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya sambil menunggu informasi dari Kawil Sega.
Berlanjut, pada pukul 08.50 Wita TRC BPBD Karangasem Assessment jalan yang tertutup longsoran di jalan pekarangan Banjar Dinas Sega, Desa Bunutan. Rencana Selasa (3/3) pagi bersama masyarakat dan pihak terkait akan melakukan pembersihan material tanah longsor yang menutupi akses jalan dengan menggunakan alat berat.
“Selain itu, pada pukul 08.50 Wita TRC BPBD Karangasem assessment Tukad Ketes di Desa Bunutan yang di beberapa titik mengalami penggerusan senderan di sepanjang bantaran sungai” ujar dia.
Sebelumnya, pada pukul 07.30 Wita TRC BPBD Karangasem melakukan koordinasi penanganan longsor yang menimpa akses jalan menuju Pura Ayu, Desa Tri Bhuana, Kecamatan Abang dengan Dinas PUPR Provinsi Bali dan instansi terkait. Penanganan dilakukan dengan alat berat dari provinsi dan pengerjaan akan dilanjutkan kembali Rabu pagi. Untuk saat ini jalan tersebut belum dapat dilalui oleh masyarakat, ujar Arimbawa, mengungkapkan. (LE-KR)







