Gianyar, LenteraEsai.id – Potensi objek wisata di Kabupaten Gianyar, Bali, belakangan ini dilaporkan semakin banyak sehubungan dengan mulai bermunculannya lokasi wisata baru di beberapa daerah pedesaan.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kini diperlukan upaya verifikasi desa wisata sebagai tolok ukur kelayakan suatu desa yang dianggap siap sebagai objek wisata, kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Putrawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/2) pagi.
Sehubungan dengan itu, lanjut Kadis Putrawan, pihaknya kini tengah menggiatkan langkah verifikasi terhadap desa-desa wisata yang ada di Kabupaten Gianyar. Sebagai contoh, akan melakukan verifikasi ke Desa Sayan, Ubud.
“Ini kita bakal berangkat ke Desa Sayan untuk melakukan verifikasi desa wisata. Tujuannya adalah untuk menguji layak atau tidaknya suatu desa sebagai tempat pariwisata,” ujarnya, menjelaskan.
Melalui verifikasi desa wisata, kata Putrawan, nantinya akan dapat diwujudkan suatu objek wisata yang berkualitas. Para wisatawan diharapkan menjadi nyaman saat berkunjung, dan pada gilirannya desa tersebut dapat mensejahterakan ekonomi masyarakatnya.
Di Kabupaten Gianyar saat ini terdapat 19 desa yang sudah mendapatkan verivikasi layak sebagai desa wisata. Rencananya, tahun 2020 ini akan ada tambahan 5 desa lagi yang terverifikasi. “Sekarang ada 19 desa wisata di Gianyar. Rencananya kami akan ada penambah sebanyak 5 desa yang lain sepanjang tahun 2020 ini,” ucapnya.
Kadis Putrawan berharap, masyarakat khususnya yang berada di desa, dapat mendukung program serta bimbingan dari pemerintah untuk mengembangkan potensi desa wisata, “Kami berharap masyarakat juga ikut serta mendukung kami dalam membangun potensi wisata di desa-dea,” katanya, mengharapkan. (LE-GN5)







