Karangasem,LenteraEsai.id – Komunitas operator radio frekuensi yang tergabung dalam Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) Lokal Manggis, Kabupaten Karangasem, menggelar aksi sosial dengan melakukan fogging ke rumah-rumah warga untuk mencegah penyebaran demam berdarah.
“Ya untuk sore ini kami melakukan penyemprotan di daerah Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem,” kata I Nengah Jimat, ketua koordinasi kegiatan fogging pada Senin (11/5/2020) sore.
Nengah Jimat menambahkan bahwa aksi kali ini merupakan bagian dari rangkaian giat posko yang telah dibentuk, yaitu Posko Covid-19 Manggis, yang sebelumnya juga sudah melakukan penyemprotan desinfektan di sepanjang daerah Wates Yeh Malet, di beberapa pura dan beberapa fasilitas umum lainnya.
“Selain itu kami juga membagikan beberapa masker kepada masyarakat. Dan sekarang seiring dengan adanya wabah Demam Berdarah (DB) yang merebak, kami dari komunitas RAPI Lokal Manggis berinisiatif melakukan fogging secara massal,” kata Nengah Jimat, menambahkan.
Kegiatan ini sudah dilakukan sejak Sabtu (9/5/2020) lalu, dan rencananya akan terus berlanjut, dimulai dari Banjar Telengan, Gegelang, Panggung, Pakel, Pangitebel dan sekarang di Banjar Bengkel dengan menyisir rumah-rumah warga yang rentan dengan nyamuk berkembang biak. “Untuk besok rencananya kami akan melakukan fogging di daerah Banjar Tengading dan Labuhan,” ujar Nengah Jimat.
Mengenai waktu kegiatan fogging ini dilakukan, dia menyebutkan dari pukul 06:00-09:00 Wita untuk pagi, sedangkan untuk sore dilakukan dari pukul 16:00-18:00 Wita. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota RAPI Lokal Manggis yang tersebar di seluruh Kecamatan Manggis.
Untuk biaya kegiatan fogging yang mereka lakukan ini, Nengah Jimat menyebutkan, murni dari uang swadaya antaranggota yang dipungut secara sukarela. Tidak ada anggaran dari pemerintah atau pihak yang lainnya.
Nengah Jimat menjelaskan, kegiatan ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Puskesmas Manggis dan juga Camat Manggis. “Bahkan Camat Manggis sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang kami lakukan ini,” kata Nengah Jimat dengan penuh semangat. (LE-Met)







