Warga Datah Berdesakan Ambil Bantuan BLT BBM 2022, Ibu Hamil Antri 4 Jam

Karangasem, LenteraEsai.id – Warga Desa Datah beramai-ramai mendatangi Kantor Pos Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem pada Kamis (15/9/2022) untuk mengambil uang bantuan Program Sembako 2022, yang terdiri dari bantuan subsidi BLT BBM dan BLT Sembako.

Terlihat antrian panjang warga berdesakan untuk mengambil uang tunai sebesar Rp500 ribu. Antrian didominasi oleh ibu-ibu, mulai dari ibu muda maupun yang sudah tergolong renta.

Bacaan Lainnya

Terlihat Bhabinkamtibmas setempat juga hadir untuk mengamankan dan mengatur jalannya lalu lintas, sebab parkir sepeda motor warga yang mengantri di kanan-kiri jalan sepanjang kurang lebih 200 meter sempat membuat lalu lintas terganggu, Namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik, karena seiring semakin berkurangnya antrian, sebagian sepeda motor bisa diparkir di tempat parkir milik bekas Kantor Camat Abang.

Berdasarkan pantauan, nampak salah satu warga penerima bantuan, Ni Kadek Wardani yang tengah hamil besar terlihat mengantri dengan menggandeng anaknya untuk mengambil bantuan tersebut. “Saya sudah dari jam delapan mengantri, namun baru selesai dan baru dapat jam setengah satu siang,” katanya.

Meski dengan kondisi hamil besar, ia rela ikut mengantri berjam-jam, berdesakan sembari menuntun anaknya yang masih balita.

Sementara I Gede Jangga, Kasi Kesra Desa Datah yang ikut serta mengurus program ini menjelaskan jika ada sebanyak 770 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dari Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang mendapat bantuan pada hari ini.

“Bantuan ini terdiri dari Subsidi BLT BBM dua kali yakni sebanyak 300 ribu rupiah dan BLT sembako satu kali sebanyak 200 ribu rupiah, jadi total 500 ribu rupiah untuk tahap pertama. Sementara, untuk bantuan sembako, sesuai dengan musyawarah desa, bahwa penyedia sembako itu bisa didapat di BUMDes Datah, ” katanya.

Ditanya terkait data yang tercecer, ia mengaku sampai saat ini belum mengetahui. “Karena ini pendistribusian belum selesai, usai ini baru saya tahu datanya. Nanti jika ada yang belum terdistribusi, apakah nanti KPM-nya sakit misalnya, akan kami distribusikan dengan cara jemput bola, ” katanya, menjelaskan. (LE-Ami)

Pos terkait