Ular Besar yang ‘Teror’ Warga Sibetan, Ditangkap dan Dievakuasi Damkartan Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem berhasil menangkap dan mengevakuasi seekor ular phyton berukuran cukup besar yang masuk ke pekarangan rumah warga di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem pada Selasa (30/8/2022).

Ular phyton sepanjang 4 meter tersebut dinilai sangat meresahkan karena sudah ‘meneror’ warga masyarakat. Di mana warga, utamanya yang memiliki ternak khawatir binatang piaraan mereka menjadi sasaran untuk disergap dan dimangsa.

Bacaan Lainnya

I Ketut Putra Yasa (44), salah seorang warga melaporkan, ular liar tersebut pertama kali terlihat bergerak mencari mangsa pada Senin (29/8) malam kemarin. “Ular masuk ke pekarangan rumah milik Komang Dana, kemudian menyabet dan membawa seekor ayam ke atas pohon kelapa untuk dimangsa,” ucapnya.

“Sampai pagi hari ini ular tetap berada di pohon kelapa. Karena ularnya terlalu besar, kami tidak bisa tangani sendiri, sehingga kami meminta bantuan kepada petugas Damkartan Karangasem,” kata Putra Yasa, menjelaskan.

Informasi yang dihimpun media ini, terungkap bahwa ular sepanjang empat meter itu, dalam dua hari ini sedikitnya telah memakan 4 ekor ayam milik penduduk di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan.

Begitu mendapat laporan, petugas Damkartan Karangasem langsung bergegas ke lokasi untuk melaksanakan penangkapan dan evakuasi ular piton yang tengah berada di atas pohon kelapoa. Sementara, Kepala Damkartan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah mengatakan jika evakuasi berjalan lancar meski terdapat beberapa kendala di lapangan.

“Posisi ular yang berada di atas pohon, jadi kami agak kesulitan dan juga medan untuk menangkap ular agak terjal. Petugas dengan hati-hati melaksanakan evakuasi, apalagi ularnya cukup besar,” ujar Siki Ngurah, menyampaikan.

Sejumlah warga menyatakan cukup lega sehubungan ular yang tampak beringas dan ganas itu telah berhasil dievakuasi oleh petugas tanpa adanya korban yang tidak diharapkan, baik dari kalangan penduduk maupun petugas.  (LE-Ami)

Pos terkait