Karangasem, LenteraEsai.id – Sebuah sepeda motor yang terparkir di Taman Budaya Candra Buana, Amlapura tiba-tiba meledak dan terbakar pada Senin (18/7) malam, hingga menyusul mengundang petugas Damkartan Karangasem terjun melakukan penanganan.
Dari informasi yang diperoleh di lapangan, terungkap bahwa sepeda motor milik Nazril Apriadi Nurmansyah itu tiba-tiba saja mengeluarkan api dan meledak ketika hendak distater oleh pemiliknya.
Dalam kepanikan, salah seorang teman korban, Agus Dwi Hartono berinisiatif menghubungi petugas Damkartan guna mengatasi kobaran api yang tampak semakin membesar dan takut merembet ke tempat lain.
“Pas saya datang motor sudah terbakar. Kata pemiliknya, ada muncrat bensin dari karbulator, pas motor lagi distater. Kemungkinan bensinnya muncrat mengenai pengapian pada busi hingga timbul percikan api dan langsung menjadi besar,” ucapnya.
Korban tampak berusaha mematikan kobaran api dengan cara mengibas-ngibas dan mengepruk-ngepruk menggunakan jaket pada nyala api, namun di jago merah malah semakin membesar. Selanjutnya, korban mengambil dedaunan yang ada di sekitarnya, berharap dapat mematikan kobaran, namun malah api semakin mengamuk hingga melahap habis sepeda motor Yamaha Mio tersebut.
Mendapat laporan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan
Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah segera menurunkan 12 personel untuk mengatensi kejadian tersebut. Petugas Damkartan kemudian menyemprotkan 3.000 liter air untuk mengatasi kobaran api.
“Tak lama kobaran api berhasil dipadamkan petugas yang turun ke lokasi, dan beruntung lidah api tidak sampai menyambar untaian kabel listrik milik PLN yang ada di sekitar tempat kejadian,” ujar Siki Ngurah.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja sepeda motor milik korban nyaris tinggal kerangka setelah digerogoti si jago merah sebelum petugas tiba di lokasi. Kerugian material yang diderita korban diperkirakan mencapai lebih dari Rp6 juta, ucapnya. (LE-Ami)







