Ubud Sanggam Festival, Ajang Wellness Centre Tourism di Indonesia

Anjasmara dan Ida Rsi Manuaba saat mengisi kegiatan Ubud Sanggam Festival (Foto: Dok Ashram Gandhi Puri)

Gianyar, LenteraEsai.id – Tattva Ubud kembali menggelar Ubud Sanggam Festival kedua dari tanggal 21 hingga 22 Mei 2022, bertempat di Ubud Raya Resort di daerah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Ubud Sanggam Festival merupakan salah satu pestanya para Yogi/Yogini di Indonesia yang siap menjadi tuan rumah untuk Wellness Tourism di Indonesia. Kegiatan di tahun kedua ini menghadirkan bintang dan Yogi terkenal di Indonesia yang juga aktor ternama Anjasmara Prasetya yang sharing mengenai ‘Suryanamaskar Yadnya’ dan ‘Dharma Talk’ yang diisi bersama Ida Rsi Putra Manuaba.

Bacaan Lainnya

Ditemui di sela-sela kegiatan, Ida Rsi Putra Manuaba sebagai Inisiator Ubud Sanggam Festival menjelaskan, sejak 2 tahun ini menjadikan Ubud Sanggam Festival sebagai ajang reuni para Yogi dan Yogini (red: Guru Yoga) Indonesia serta membranding Ubud sebagai Wellness Centre Tourism.

“Ke depannya diharapkan mampu menjadi tuan rumah bagi Yogi dari seluruh dunia dan siap menjadikan Bali sebagai tuan rumah Wellness Centre Tourism dunia. Kita punya kelebihan alam dan kultur yang kuat menyatu dalam keseharian yang harmoni pada masyarakat Bali,” ujarnya.

Ida Rsi Putra Manuaba yang sempat dianugerahi Padma Shri Award oleh Presiden India ini berharap para Yogi dan Yogini Bali ke depan punya kekuatan dan kemampuan untuk mengajar keluar negeri karena banyak anak muda Bali yang memiliki kemampuan mengajar.

“Menyambut G20 tahun ini kebetulan di Bali kesempatan bagi kita menunjukkan kekuatan SDM yang berkualitas yang bisa bersama mereka kembangkan, sebagai contoh anak Shantisena Ashram Gandhi Puri menjadikan ajang Ubud Sanggam Festival sebagai Outreach Program, bagaimana mengelola event, membangun Partnership dan Networking by People to People dari Wing Vivekananda Yoga Sanstha Institute dan sekarang mereka sudah ada di Turkey, Eropa dan Amerika,” imbuhnya.

Sejalan dengan yang disampaikan Ida Rsi, Kartika Dewi, ketua panitia kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan ini nantinya sekaligus memperkenalkan yoga di Bali yang memiliki ciri khas yakni dipadukan dengan kearifan lokal sehingga menjadikan yoga di Bali sedikit berbeda.

“Dan kita juga menyebut Ubud Sanggam Festival yang kedua ini adalah pesta rakyat para Yogis. Jadi tempat bertemunya para Yogi dan Yogini yang belum saling mengenal dan guru-gurunya sendiri, bahkan kita memakai banyak guru Indonesia sehingga mereka ke depan siap go international,” ucap Kartika.

Tattva Ubud sebagai penyelenggara sendiri memiliki banyak program karena misinya adalah memberikan wadah dan mempersatukan para Yogi dan Yogini di seluruh Indonesia.

“Kita tidak membedakan dari komunitas mana, dari aliran mana, dari style yoga apa, tetapi kita di sini bersatu datang, sharing energi positif kita, berkenalan dengan orang baru, mencoba style-style baru yang ada di dalam yoga itu sendiri,” ucapnya.

Ubud Sanggam Festival kedua ini, lebih istimewa dari pelaksanaan tahun lalu karena bertambahnya guru yoga dengan style baru.

“Seperti inside flow kita masukkan, yoga beat juga kita aja ikut, dan guru itu sendiri untuk pelaksanaan tahun ini lebih mengerucut, yakni dari segi meditasi sudah ada temanya, seperti yoga tertawa, kan sudah ada yang berkolaborasi, jadi lebih jelas arah tujuannya ke mana,” ujar Kartika Dewi, menjelaskan.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa kegiatan Ubud Sanggam Festival tahun 2022 ini dihadiri sebanyak 300 orang dengan beberapa spot, yakni 3 shala serta satu tempat untuk meditasi.

“Terus untuk tarot dan hypnotherapy itu juga kita sediakan tempatnya tersendiri, jadi sudah ada spot-spot yang bisa dipilih dari 300 orang tersebut, jadi kapasitasnya sangat cukup,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Guru Lokal Bagus Krisna, Ajna Mukti, Komang KusAda, Agus Tarchi, Guru Maa Savitri Devi, Eka Sukma, Ningrum Ambarsari yang dapat membuat mereka yang siap menjadi Guru Yoga di kancah pariwisata ke depan. (LE-GA)

Pos terkait