HUT ke-30 LPD Kerobokan, Siap Menuju Digitalisasi

Adakan Lomba Dengan Hadiah 4 Sepeda Motor, Sambut HUT LPD Kerobkkan ke-30. (Foto: Ist)

Badung, LenteraEsai.id – LPD Desa Adat Kerobokan, Kabupaten Badung menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-30 pada Jumat (6/5/2022). HUT kali ini terbilang meriah karena ada hadiah utama berupa 4 unit sepeda motor.

Pemucuk LPD Desa Adat Kerobokan, I Ketut Sender SE MM ketika ditemui di Kantor LPD Kerobokan menyatakan bahwa peringatan HUT LPD ini dirayakan di kantor pusat, mengambil tema: ‘Mari Bangkit’. 

Bacaan Lainnya

“Mari bersama bangkitkan perekonomian masyarakat di lingkungan Desa Adat Kerobokan,” ujarnya.

Peringatan HUT diisi sejumlah rangkaian acara. Mulai dari turnamen bulutangkis antar-karyawan dan kegiatan lainnya. Acara pemuncak adalah penarikan undian bagi nasabah. 

“Kami lakukan penarikan undian deposito bagi penabung dan deposan. Hadiahnya 4 unit sepeda motor. Serta banyak hadiah hiburan termasuk doorprize,” jelasnya.

Hadiah diperoleh dari rekanan, bank umum yang berpartisipasi. “Kami ucapkan terima kasih kepada rekanan Bank BPD Bali, BRI, BNI, Mandiri dan Bukopin serta banyak bank lainnya,” ujar Ketut Sender.

Dalam HUT kali ini, sekaligus untuk melaunching Qris. “Kami menunjukkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, melalui digitalisasi Qris, bekerja sama dengan PT USSI dan BPD Bali, ke depan akan menuju digitalisasi,” katanya.

Mengenai perkembangan LPD Kerobokan, untuk aset hingga akhir tahun buku 2021 mencapai Rp 424,9 miliar. Dengan laba LPD mencapai Rp 3 miliar. Dari segi aset maupun laba memang ada penurunan karena  pandemi Covid-19. “Namun kita patut bersyukur di tengah situasi sulit, LPD masih mampu bukukan keuntungan,” ujarnya.

Di sisi lain, modal LPD Kerobokan hingga tahun 2021 sudah mencapai Rp 43,4 miliar. Sedangkan kredit yang tersalur ke masyarakat Kerobokan mencapai Rp 311,5 miliar. Kemudian deposito masyarakat mencapai Rp 213,1 miliar, serta tabungan masyarakat tahun 2021 mencapai Rp 161,9 miliar. 

Untuk pelayanan kepada masyarakat terkait program yang berjalan, dilakukan beberapa hak. Pertama, tiap tahun tangkil saat piodalan di 52 banjar. “Setiap odalan Jelih, kami mepunia kepada banjar. Kalau ada mekarya pedudusan, kami datangi,” ujarnya.

Di samping itu, lanjut Ketut Sender, pihaknya juga mepunia dan tangkil ke khayangan tiga. “Yang 20 persen kami beri ke desa adat. Kemudian dipahpah ke kahyangan tiga,” ujarnya seraya mengatakan berikutnya adalah mepunia di Pura Dang Khayangan.

Saat pengabenan juga memberi punia lewat panitia ngaben. Kemudian di bidang olahraga, seni dan budaya melaksanakan suport ke pemuda.

Di sisi lain, dukungan Bendesa Adat Kerobokan AA Putu Sutarja SH MH sangat besar dalam ikut memajukan LPD Kerobokan.

Untuk itu harapan ke depan, membuat inovasi baru untuk meringankan beban masyarakat. “Dan mensejahterakan masyarakat. Biar bisa ringan, kami lakukan program inovasi pada 2023 launching ATM,” ujarnya, menjelaskan.

Bahkan juga berencana membuat proteksi bagi warga Kerobokan. “Kami harap masyarakat mensuport LPD dan mengkoreksi supaya kami tidak melenceng dalam bertugas,” katanya. (LE-BD)

Pos terkait