Mangupura, LenteraEsai.id – Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Badung, Bali pada Kamis, 2 Desember 2021. Ikut dalam rombongan berjumlah 15 orang itu, Dirut PAM Jaya Bambang Hernowo dan staf pendamping.
Tiba di Badung rombongan diterima Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung I Wayan Sandra dan Dirut PDAM Badung I Wayan Suyasa, di Kantor DPRD Badung di Sempidi.
Menurut pimpinan rombongan, Habib Muhamad Bin Salim, pihaknya (DKI Jakarta Red) terutama ingin tahu, bagaimana teknis mengakhiri kerja sama dengan mitra, yakni pihak swasta. Karena pada 2023 PAM Provinsi DKI akan mengakhiri kerja sama pengelolaan air bersih dengan dua perusahaan swasta yang diajak bermitra dalam pengelolaan air bersih yang masa kontraknya telah 25 tahun.
“Kami dengar Kabupaten Badung sudah mengakhiri kerja sama pengelolaan air bersih dengan swasta. Kami ingin tahu mekanisme itu. Karena akan melakukan hal sama tahun 2023 mendatang,” papar Habib Muhamad Bin Salim menjawab pewarta Lentera Esai.Id (LE) usai pertemuan.
Dirut PDAM Badung Wayan Suyasa menjelaskan, pihaknya tergolong lancar mengakhiri kerja sama dengan pihak swasta. Karena setelah kerja sama pengelolaan air bersih selama 20 tahun, tidak diperpanjang lagi. “Hanya ada muncul masalah gugatan tanah dari orang yang mengaku pemilik sebelumnya. Di mana tanah itu digunakan swasta untuk membangunn kantor. Tetapi kami sudah punya bukti-bukti kuat,” papar Suyasa.
Suyasa yang mantan anggota DPRD Badung itu juga menjelaskan potensi yang dimiliki. Demikian pula pencapaian-pencapaian selama ini. Termasuk masalah kehilangan air karena pipa mengalami bocor. “Untuk menemukan pipa-pipa yang bocor kami punya agenda roadshow mencari pipa-pipa yang bocor. Itu kami lakukan tiap hari Jumat malam. Kalau ketemu langsung kami tambal,” jelas Suyasa pada tamunya.
Acara kunjungan diakhiri dengan pertukaran cendramata. Yakni antara pihak DPRD DKI Jakarta dengan DPRD Badung. Juga antara Dirut PDAM masing-masing. Pada Jumat, 3 Desember, acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke tempat pengolahan limbah milik PDAM Badung. (LE/Ima)







