Karangasem, LenteraEsai.id – Sistem pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilakukan di Kabupaten Karangasem sejak awal Oktober lalu, sesungguhnya berlangsung lancar dikarenakan para siswa dan juga guru diharuskan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan dan di ruang kelas.
Tapi dalam beberapa hari terakhir, PTM di Karangasem sepertinya sedikit terganggu, mengingat ada beberapa siswa dan juga seorang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem I Wayan Sutrisna, saat dikonfirmasi, Selasa (2/11/2021) mengatakan bahwa sejak 30 Oktober sampai 1 November 2021, diketahui sebanyak 3 siswa dan seorang guru terkonfirmasi positif Covid-19.
“Untuk tiga siswa yang terkonfirmasi positif, dua di antaranya merupakan siswa SMP, dan seorang yang lain siswa SD. Sedangkan untuk guru yang terkonfirmasi positif mengajar di salah satu SD di Karangasem,” kata Sutrisna.
Sutrisna menjelaskan, untuk dua orang siswa SMP yang merupakan kakak beradik tersebut, diketahui terpapar Covid-19 di rumahnya, karena kedua orang tuanya terlebih dahulu terpapar, sementara yang siswa SD terpapar di sekolah.
Akibat kejadian tersebut, lanjut Sutrisna, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk segera mengadakan tracking kepada para siswa dan juga guru yang sebelumnya diajak kontak erat oleh ketiga siswa dan juga guru yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut, serta segera melakukan rapid test antigen.
“Untuk sementara kelas yang siswanya terkonfirmasi positif Covid-19 kita instruksikan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh, sedangkan kelas yang lainnya tetap melaksanakan PTM secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi,” ujar Sutrisna.
Sutrisna juga menginstruksikan kepada setiap satuan pendidikan agar memperhatikan para siswa dengan lebih ketat saat pelaksanaan PTM di sekolah, terutama terkait penerapan protokol kesehatan. (LE-Jun)







