Amlapura, LenteraEsai.id – Bencana alam hujan deras yang disertai banjir bandang, pohon tumbang dan tanah longsor di Kabupaten Karangasem, telah menimbulkan kerusakan di sejumlah daerah, mulai dari kerusakan ringan sampai berat.
Terkait dengan hal tersebut, berdasarkan pendataan yang dilakukan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, terungkap bahwa kerugian yang diakibatkan oleh bencana alam yang cukup menghebohkan itu, mencapai lebih dari Rp1 miliar.
“Kerugiannya lebih dari Rp1 miliar, itu karena ada banyak infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak, terutama jalan raya. Ada banyak jalan yang jebol dan hancur akibat tergerus air banjir dan juga tertimpa material longsoran,” kata Plt Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa, saat dihubungi di Amlapura, Rabu (23/6).
Selain jalan, Arimbawa menambahkan, masih banyak kerusakan yang lainnya seperti beberapa rumah warga yang jebol karena dihantam tanah longsor, banyak ternak warga yang mati dan hanyut, serta sepeda motor juga hanyut terbawa banjir bandang.
Untuk jalan yang tertimbun longsoran, pihak BPBD Kabupaten Karangasem telah berupaya melakukan penanganan agar bisa secepatnya dilewati oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
“Jalanan yang tertimbun material longsoran itu sampai saat ini masih dalam proses penanganan, karena ada beberapa titik longsor butuh waktu menanganan yang tergolong lama,” kata Arimbawa.
Untuk mengurangi beban dari warga yang menjadi korban, Perintah Kabupaten Karangasem melalui BPBD Karangasem telah menyerahkan bantuan berupa sembako, selimut, matras dan yang lainnya.
Bahkan Bupati Karangasem I Gede Dana turun langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut sekaligus mengecek kerusakan infrastruktur di setiap daerah yang tertimpa bencana alam hujan deras yang disertai banjir bandang tersebut. (LE-Jun)







