Gianyar, LenteraEsai.id – Dua buah kandang burung yang dibangun permanen menggunakan rangka beton di pekarangan I Nyoman Darma (44) di Banjar Maniktawang, Desa Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, ‘lempeh’ tertimpa sebatang pohon nangka yang tumbang, Jumat (22/1) siang.
Selain menimpa dua kandang burung, rebahnya pohon setinggi 35 meter dengan garis tengah 40 cm itu juga merusak tembok penyengker pekarangan rumah milik korban sepanjang kurang lebih 20 meter.
Ni Made Wenten (40), keluarga korban Nyoman Darma mengatakan, siang itu sekitar pukul 12.00 Wita ketika hujan turun cukup deras, tiba-tiba terdengar suara “grebuuuaag” di luar rumah.
Begitu dilihat, kata Wenten, teryata sebatang pohon nangka yang tumbuh di lahan tetangga bernama I Wayan Ngarba, tumbang menimpa tembok penyengker dan dua kandang burung hingga rusak.
Atas kejadian tersebut, Wenten kemudian melapor kepada Kelihan Banjar Dinas Maniktawang Dewa Gede Dalem Juliartawan yang kemudian datang ke tempat kejadian guna melakukan penanganan yang diperlukan.
Tak lama berselang, Kapolsek Tampaksiring yang diwakili Kanit Lantas Ipda I Nyoman Dana bersama petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa Manukaya, juga menyusul datang mengecek keadaan ke rumah korban.
Kelihan Dinas Banjar Maniktawang Dewa Juliartawan mengatakan, pihak keluarga korban menyatakan tidak melakukan tuntutan ganti rugi kepada pemilik pohon atas kejadian tersebut.
Demikian juga kepada pihak BPBD Gianyar tidak dimintakan bantuan untuk dilakukan penanganan, karena akan ditangani sendiri secara swadaya bersama warga masyarakat setempat, ucapnya.
Peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali merobohkan tembok penyengker dan dua kandang burung permanen dengan kerugian material yang ditaksir sekitar Rp10 juta. (LE-GN)







