Resahkan Warga, Satpol PP Denpasar Amankan Orang Linglung

Denpasar, LenteraEsai.id – Pada masa pandemi Covid-19, Satpol PP Kota Denpasar terus melakukan giat guna menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi warga setempat.

Kali ini, Satpol PP Kota Denpasar menertibkan dua orang yang diketahui merupakan seorang pengamen dan orang linglung pada Jumat (30/10). Penertiban tersebut dilaksanakan lantaran yang bersangkutan mengganggu ketertiban umum, lingkungan sekitar serta membahayakan diri sendiri dan pengendara kendaraan bermotor.

Bacaan Lainnya

Kasat Pol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penertiban dilaksanakan di dua titik. Yakni untuk pengamen ditertibkan di Simpang Empat Ubung lantaran mengganggu pengendara, sedangkan untuk orang linglung ditertibkan di kawasan Jalan Sedap Malam lantaran menimbulkan keresahan di masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam penertiban ini Sat Pol PP Kota Denpasar mempedomani Perda Kota Denpasar Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum. Sehingga upaya untuk menciptakan Denpasar yang aman, nyaman dan tertib dapat dioptimalkan.

“Kami bukan mencari kesalahan masyarakat, namun ini sudah menimbulkan gangguan ketertiban umum, sehingga harus kami tindaklanjuti sesuai Perda yang berlaku,” ujarnya

Saat ini keduanya sudah diamankan di Rumah Binaan Sat Pol PP Kota Denpasar guna mendapat penanganan lebih lanjut. Di mana, khusus untuk orang linglung akan dilaksanakan pengecekan kesehatan untuk selanjutnya menunggu rekomendasi apakah dikembalikan ke keluarga atau dirujuk ke RSJ. Sedangkan pengamen yang diketahui berasal dari luar Bali akan dipulangkan ke daerahnya pada Senin (2/11) mendatang lantaran tercatat tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal yang jelas di Denpasar.

“Pada prinsipnya kami tidak melarang masyarakat untuk mencari rejeki di manapun, Namun demikian, Perda dan aturan lainya yang berlaku wajib menjadi sandaran bersama, sehingga dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Karenanya, kami selalu mengimbau masyarakat untuk melengkapi diri dengan identitas serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (LE-DP)

Pos terkait