Bangli, LenteraEsai.id – Sebanyak 75 bendera Merah Putih dikibarkan anggota Polres Bangli di puncak Gunung Abang, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (8/8) pagi.
Pengibaran berdera serangkaian menyambut Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia itu, dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan SIK MIK.
Bahkan, Kapolres Aryawan telah ambil ‘komando’ sejak pendakian gunung setinggi 2.152 meter di atas permukaan laut itu, mulai dilakukan puluhan anggota Polri sejak Sabtu (8/8) dini hari.
Pendakian menyusur jalan setapak di tengah rimbunan hutan tersebut juga tampak diikuti para pejabat utama Polres Bangli, para perwira, bintara dan anggota Polwan Polres Bangli serta ibu-ibu Bhayangkari.
Tiba di puncak gunung setelah mentari terlihat terbit di ufuk timur, sebanyak 75 Sang Saka Dwi Warna mulai dikibarkan serentak hingga suasana yang semula sepi berkabut menjadi hingar bingar, bermandi warna.
Terlebih, lagu Indonesia Raya seketika bergema memecah keheningan pagi di sela-sela bayang sinar mentari yang menerobos dedaunan. Penghomatan terhadap Sang Saka pun dilakukan peserta yang ikut dalam rangkaian upacara di puncak gunung tersebut.
Kapolres Aryawan mengatakan, dalam giat pendakian kali ini, para peserta membawa sebanyak 75 buah bendera Merah Putih, untuk selanjutnya dikibarkan di bagian puncak Gunung Abang.
Pengibaran 75 bendera disesuaikan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang pada tahun ini merupakan yang ke-75.
“Kami mengibarkan 75 bendera Merah Putih di puncak Gunung Abang sebagai tanda 75 tahun Indonesia Merdeka,” ujar Kapolres sembari menyerukan kepada masyarakat Indonesia khususnya seluruh warga di Kabupaten Bangli untuk menyemarakkan hari kemerdekaan dengan mengibarkan bendera Merah Putih mulai 1 hingga 31 Agustus 2020.
Kapolres menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut sebagai upaya untuk memperkokoh rasa nasionalisme anggota terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia serta sebagai motivasi kepada seluruh masyarakat untuk lebih mencintai bangsa dan negaranya.
Mantan Kapolres Mappi itu menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan di tengah merebaknya Covid-19 ini tidak terlepas dari protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker dan tetap menjaga jarak antarsatu anggota Polri dengan yang lainnya.
“Peringatan Hari Kemerdekaan kali ini memang berbeda, karena dilaksanakan di tengah merebaknya Virus Corona. Walupun demikian, tidak mengurangi makna dari kegiatan ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kapolres sambil memekikkan kata “Merdeka..!! Dirgahayu Republik Indonesia”. (LE-BL)







