Mangupura, LenteraEsai.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada Badung tidak pernah sepi keluhan masyarakat. Terakhir ada warga melapor ke DPRD Kabupaten Badung, karena pelayanan medis di RS itu dinilai lamban. Keluarganya yang patah tulang rencana diambil tindakan operasi, tetapi terus ditunda-tunda.
Tertundanya tindakan operasi terhadap pasien patah tulang tersebut, diduga karena dokter yang menangani juga nyambi di rumah sakit swasta. Padahal pelayanan RSUD Mangusada Badung merupakan cermin pelayanan Pemkab Badung terhadap masyarakat. Dengan memberi pelayanan terbaik pada masyarakat.
Keluhan warga masyarakar yang operasi keluarganya ditunda-tunda itu, Rabu,25 Agustus 2026 ditindaklanjuti Komisi IV DPRD Badung. Dengan melakukan rapat kerja (raker) dengan Manajemen RSUD Mangusada Badung, Dinas Kesehatan Badung, Dewan Pengawas dan unsur lainnya. Raker dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana. Berlangsung di ruang rapat Kantor DPRD Badung.
Mengemuka dalam rapat itu, tertundanya tindakan operasi pasien patah tulang tersebut, karena terjadi miskomukasi mengenai Program Mantap Nak Badung dalam pelayanan kesehatan. Dimana belum semua jajaran memahami dengan baik program unggulan Bupati Badung itu.
Komisi IV DPRD Badung minta supaya manajemen RSUD Mangusada lebih memaksimalkan sosialisasi program Mantap Nak Badung dalam pelayanan kesehatan. Yang intinya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami juga mendorong dibuka pelayanan poli pada hari Sabtu dan Minggu hingga sore. Ini menghindari antrean panjang pasien pada Senin dan hari berikutnya. Rumah sakit pemerintah menjadi contoh pelayanan prima pada pasien,” kata Graha Wicaksana menjawab awak media massa.
Ditambahkan Graha Wicaksana, akan ada penambahan tenaga dokter dan paramedis melalui perekrutan CPNS. Untuk mengcover pasien di hari Sabtu dan Minggu. Dalam upaya RSUD Mangusada Badung memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Pejabat eksekutif yang hadir saat raker dengan Komisi IV, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Badung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Dr. dr. Bagus Padma Puspita, Sp.PD., MARS., FINASIM., Direktur RSUD Mangusada dr. I Wayan Darta, M.H.Kes., beserta jajaran direksi dan Dewan Pengawas RSUD Mangusada.
Pewarta: Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







