Bunda PAUD Gianyar Monitoring MPLS, Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman, Nyaman, dan Ramah Anak

Bunda PAUD Gianyar Monitoring MPLS, Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman, Nyaman, dan Ramah Anak
Pelaksanaan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Senin (13/7). (Foto: Pemkab Gianyar)

Gianyar, LenteraEsai.id – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri 3 Keramas, Kecamatan Blahbatuh, dan SD Negeri 4 Abianbase, Gianyar, Senin (13/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari roadshow monitoring di tujuh kecamatan untuk memastikan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan aman, nyaman, dan berpihak pada hak-hak anak.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan monitoring MPLS dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan. Pada hari pertama, monitoring dilakukan di SD Negeri 3 Keramas dan SD Negeri 4 Abianbase.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan MPLS merupakan program Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan hingga ke tingkat kabupaten. Monitoring ini bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah agar benar-benar ramah anak,” ujarnya.

Dayu Surya mengaku senang melihat peserta didik baru, mampu beradaptasi dengan baik. Menurutnya, anak-anak tampak ceria, disiplin, duduk dengan rapi, serta tidak menunjukkan rasa takut maupun cemas saat mengikuti kegiatan di sekolah.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa proses transisi dari TK ke SD sudah berjalan dengan baik. Pendidikan karakter yang telah diberikan sejak dini juga terlihat hasilnya. Anak-anak sudah lebih mandiri, memiliki mental yang baik, dan mampu bersosialisasi dengan teman-temannya,” jelasnya.

Dayu Surya juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mendukung dunia pendidikan, di antaranya melalui pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa kelas I SD serta program rehabilitasi untuk 131 gedung sekolah.

Dalam arahannya, Dayu Surya menegaskan bahwa memasuki sekolah baru merupakan lompatan besar dalam kehidupan seorang anak. Oleh sebab itu, hari-hari pertama di sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga anak datang ke sekolah dengan penuh semangat, merasa aman, nyaman, dan diterima.

Ia kembali menekankan tiga target utama dalam Gerakan Transisi PAUD/TK ke SD yang Menyenangkan, yakni memanfaatkan dua minggu pertama untuk membantu anak mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman-temannya tanpa tekanan akademik. Menghapus tes calistung dalam penerimaan peserta didik baru, serta membangun enam kemampuan fondasi anak secara holistik yang meliputi nilai agama dan budi pekerti, kematangan emosi, keterampilan sosial, kemampuan motorik, komunikasi dan literasi dasar, serta kemampuan berpikir dan kebiasaan belajar positif.

“Ketiga target perubahan ini diharapkan mampu menciptakan proses transisi dari PAUD ke SD yang lebih ramah anak, mendukung tumbuh kembang mereka secara menyeluruh, serta mengurangi tekanan akademik pada awal masa sekolah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar juga menyerahkan bantuan berupa tumbler, kotak makan, dan tas kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar sekaligus membiasakan pola hidup sehat dan ramah lingkungan sejak dini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menjelaskan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari kegiatan Penguatan Kapasitas PAUD dan SD Kelas Awal melalui Monitoring MPLS Ramah Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

Ia mengatakan, transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar merupakan fase penting bagi perkembangan anak sehingga harus dilalui dengan suasana yang menyenangkan.

“Kegiatan monitoring bertujuan menjamin proses transisi pembelajaran berlangsung secara berkesinambungan, meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru kelas awal mengenai pembelajaran yang berpihak pada anak, serta memperkuat peran Bunda PAUD Kabupaten sebagai penggerak dalam mengawal tumbuh kembang anak usia dini,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Keramas, Kadek Marisa Rosalia dan Kepala SD Negeri 4 Abianbase Desak Ketut Mayadi, sama-sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Gianyar dan jajaran Dinas Pendidikan yang memberikan pembinaan secara langsung kepada sekolah.

Marisa Rosalia juga memaparkan bahwa selama MPLS para siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, para guru, serta berbagai perilaku positif yang akan diterapkan selama proses pembelajaran. Pihak sekolah juga berkomitmen mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, nyaman, serta bebas dari perundungan dan segala bentuk kekerasan sehingga peserta didik merasa aman, percaya diri, dan mampu berkembang secara optimal. (LE-VJ)

Pos terkait