Buleleng, LenteraEsai.id – Di tengah kesederhanaan hidup warga di Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng, sebuah aksi kemanusiaan yang tulus menghadirkan harapan baru. Pada Minggu (5/4/2026), sebanyak 130 paket sembako disalurkan kepada kaum difabel dan lansia—mereka yang kerap luput dari perhatian, namun menyimpan keteguhan luar biasa dalam menjalani hidup.
Bantuan tersebut diprakarsai oleh tokoh pariwisata Buleleng, Nyoman Arya Astawa yang akrab dipanggil Jro Mang Dauh, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Tanpa seremoni berlebihan, kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh makna. Satu per satu paket sembako diberikan langsung kepada para penerima, disertai senyum dan sapaan yang menenangkan hati.
Bagi para lansia, bantuan ini bukan sekadar bahan pangan, tetapi juga tanda bahwa mereka tidak sendiri. Sementara bagi kaum difabel, perhatian ini menjadi penguat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk diabaikan. Di balik setiap paket, terselip pesan sederhana namun kuat: kemanusiaan selalu menemukan jalannya.
Jro Mang Dauh menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Ia berharap langkah kecil ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Suasana haru tak terelakkan ketika beberapa penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur mereka. Ada yang menitikkan air mata, ada pula yang hanya mampu mengucap terima kasih dengan suara lirih—namun semuanya memancarkan ketulusan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama. Dari Kampung Anyar, sebuah pesan sederhana menggema: berbagi bukan tentang seberapa besar yang diberikan, tetapi seberapa tulus hati yang menyertai. (LE-Vivi)







