Denpasar, LenteraEsai.id – Sebuah gempa bumi besar mengguncang kawasan pesisir Kamchatka, wilayah Timur Jauh Rusia, pada Selasa malam pukul 23.24 waktu GMT atau Rabu pagi pukul 04.24 WIB.
Sebagai respons atas gempa Rusia tersebut, otoritas kegempaan Rusia langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah pesisir Teluk Avacha, yang terletak di Semenanjung Kamchatka.
“Peringatan tsunami di pesisir Teluk Avacha!” tulis Dinas Geofisika dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia melalui kanal media sosial resminya.
Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, menyampaikan lewat akun Telegram bahwa para seismolog Rusia memperkirakan kekuatan gempa berada di kisaran magnitudo 7,7 hingga 7,9. Ia juga menegaskan bahwa potensi tsunami sedang dianalisis lebih lanjut.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati pantai di wilayah yang berisiko tsunami,” ujarnya.
Sementara itu, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan gempa pada magnitudo 8, dengan episentrum berada sekitar 136 kilometer tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky, pada kedalaman 19,3 kilometer.
Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS turut mengeluarkan peringatan untuk wilayah pesisir Alaska, sebagai langkah antisipasi.
Di sisi lain, Badan Meteorologi Jepang juga mencatat kekuatan gempa serupa dan mengeluarkan peringatan tsunami hingga setinggi 3 meter untuk bagian timur Jepang bagian utara.
“Gempa ini menjadi ujian besar bagi kita semua, dan merupakan salah satu yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir,” kata Gubernur Solodov menanggapi situasi darurat tersebut.
Ia menambahkan bahwa sebuah gedung taman kanak-kanak mengalami kerusakan akibat guncangan, namun tidak ada korban karena bangunan tersebut sedang kosong saat kejadian. (LE/VJ)







