Kuta, LenteraEsai.id – Puluhan awak media massa cetak, elektronik dan media online di Provinsi Bali pada Kamis, 30 Mei 2024 mengikuti workshop Peliputan Pemilu/Pilkada 2024, bertempat di Hotel Truntum, Kuta, Kabupaten Badung. Workshop dilaksanakan Dewan Pers berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 Wita.
Workshop Peliputan Pemilu/Pilkada 2024 itu bertujuan meningkatkan kemampuan awak media massa dalam melaksanakan tugas peliputan. Lebih-lebih pada tahun ini, 2024, akan berlangsung Pilkada serentak di 500 lebih kabupaten/kota dan provinsi di seluruh tanah air. Termasuk di Bali akan berlangsung Pilkada di sembilan kabupaten/kota dan Pilgub Bali.
Kegiatan workshop Peliputan Pemilu/Pilkada 2024 bagi insan pers di Bali dibuka Wakil Ketua Dewan Pers, M Agung Dharmajaya yang sekaligus pada kesempatan itu memberi pengarahan kepada peserta. Menurutnya, salah satu kunci sukses ajang demokrasi itu, ialah terciptanya ruang publik yang kondusif, sehat dan bersih dari berita-berita palsu dan hoaks.
Peran pers sangat penting dalam melakukan edukasi melalui informasi yang profosional tentang pemilu/pilkada pada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat diajak berperanserta mengawasi, mulai sejak persiapan, pelaksanaan, hingga penyelenggaraan pemilu/pilkada serentak.
“Interaksi masyarakat terhadap pemberitaan media massa tentang pemberitaan pemilu/pilkada oleh pers akan sangat membantu untuk melihat parameter tingkat kesuksesan tingkat persiapan dan pelaksanaan pemilu/pilkada,” katanya.
M Agung Dharmajaya menyebutkan bahwa pilpres dan pileg sudah berlangsung 14 April 2024 lalu. Pemenangnya sudah diumumkan KPU Pusat. Tetapi masih ada pilkada (Pilgub dan Pilbup/Pilkot) serentak nasional pada November 2024 yang akan datang di 500 lebih kabupaten/kota dan provinsi di seluruh tanah air. Ini merupakan pilkada serentak terbesar.
Dalam workshop Peliputan Pemilu/Pilkada 2024 itu penyelenggara menampilkan lima orang pembicara. Yakni pertama Asep Setiawan anggota Dewan Pers. Dengan topik yang dubawakan ‘Peran, Fungsi, Tanggung Jawab, Posisi Pers dan Wartawan terkait Pilkada’. Kedua, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan. Topik yang disampaikan ‘Peraturan perundang-undsngan terkait Pemilu dan Pilkada serentak 2024’. Pembicara ketiga, Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna, membawakan topik ‘Media pers dan masyarakat dalam pengawasan Pilkada 2024’.
Narasumber ke empat, Ketua KPID Provinsi Bali I Gede Bagus Astapa, dengan topik paparan ‘Pemberitaan dan iklan kampanye di media penyiaran’. Pembicara kelima, Hendri Satrio yang merupakan praktisi survei terkait pemilu dan pilkada.
Semua pembicara menyampaikan pentingnya peran pers dalam menyukseskan pemilu dan pilkada. Dan selama ini pers nasional dan daerah sudah berperan dengan baik, berinteraksi dengan penyelenggara pemilu, peserta pemilu dan masyarakat (pemilih).
Sesi tanya jawab dan diskusi kelompok dipandu moderator Indria Purnama Hadi. Yang bersangkutan adalah Analis Pengaduan Dewan Pers. Suasana berlangsung hidup, kadang serius kadang santai diselingi joke-joke segar, baik dari pembicara maupun peserta workshop.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Yanes Setat







