Setelah Tiga Hari Ditutup, Pasar Galiran Klungkung Kembali Dibuka

Semarapura, LenteraEsai.id – Setelah tiga hari ditutup karena cukup merebaknya penularan Virus Corona, Pasar Galiran di Semarapura, Kabupaten Klungkung kembali dibuka pada Kamis, 25 Juni 2020.

Selama ditutup, ratusan pedagang dan buruh tetap yang bekerja Pasar Galiran harus menjalani rapid test secara massal guna menelusuri adanya korban yang telah diserang virus, untuk selanjutnya dilakukan perawatan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini tanggal 25 Juni 2020, Pasar Galiran sudah dibuka secara normal kembali dan jam buka pasar pun diperpanjang menjadi 12 jam, yaitu dari pukul 6 pagi sampai 6 sore,” kata Kepala UPT Pasar Galiran I Komang Sugianta, di Semarapura siang harinya.

Guna menekan penularan virus, lanjut dia, semua pedagang yang akan berjualan di Pasar Galiran harus menunjukkan hasil rapid test negatif.  “Hanya pedagang yang negatif Covid-19 yang diizinkan untuk masuk berjualan. Selain pedagang, pengunjung pun harus di-cek suhu tubuhnya terlebih dahulu sebelum memasuki pasar,” katanya.

Namun demikian, kata Sugianta, tidak semua pedagang Pasar Galiran yang telah boleh berjualan, karena ada beberapa yang belum melakukan rapid test. “Jadi jika mereka datang ke pasar, kami anjurkan untuk melakukan rapid test terlebih dahulu di Gor Swecapura dengan membawa surat rekomendasi dari kami,” kata Sugianta, menjelaskan.

Tapi, sambung Sugianta, jika ada yang dari luar Klungkung mau berjualan dan tidak membawa hasil rapid test negatif, maka akan langsung disuruh pulang. “Karena kami hanya prioritaskan yang ber-KTP Klungkung saja untuk tes di Gor, jika dari luar Klungkung kami anjurkan rapid test secara mandiri,” ucap Sugianta.

Dibukanya kembali Pasar Galiran tampak disambut antusias oleh para pedagang, bahkan pedagang yang bermobil pun terlihat cukup banyak yang datang di hari pertama pembukaan.

Seperti diungkapkan salah seorang pedagang Ni Nyoman Rening yang mengaku senang karena tempatnya mencari nafkah selama ini sudah dibuka seperti biasa, setelah dirinya sempat ‘menganggur’ selama 3 hari.

“Saya senang dengan dibukanya kembali Pasar Galiran, walaupun pembeli yang datang masih terbilang cukup sepi,” katanya, sumeringah.

Di luar pasar terlihat ada beberapa petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klungkung yang bertugas mengatur arus lalu lintas dan menertibkan para pedagang supaya tidak berjualan di atas trotoar.  (LE-Jun)

Pos terkait